Sumur Sunan Kalijaga di Kadilangu Demak, Dipercaya Berkhasiat untuk Penyembuhan

Doddy Handoko , Okezone · Minggu 25 April 2021 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 512 2400318 sumur-sunan-kalijaga-di-kadilangu-demak-dipercaya-berkhasiat-untuk-penyembuhan-eEHjqXzQiw.jpg Sumur Sunan Kalijaga. (Foto: Doddy Handoko)

TIDAK jauh dari masjid Sunan Kalijaga di Kadilangu, Demak , terdapat sebuah sumur tua. Sumur itu tepatnya terletak di belakang masjid Sunan Kalijaga. Sumur itu semasa Wali Sanga sering dimanfaatkan untuk berwudu.

Dalam perkembangan sekarang, sumur itu banyak dipergunakan masyarakat pendatang atau peziarah untuk berwudu, mandi, atau diambil airnya untuk dibawa pulang.

Mereka menyakini air sumur itu masih suci dan mengandung tuah. Tak heran jika pada malam Jumat Kliwon banyak pengunjung memadati nakam Sunan Kalijaga di Kadilangu serta masjdnya.

Sumur itu ramai didatangi peziarah pada malam jumat kliwon. Puluhan warga datang dari berbagai wilayah Demak dengan sabar mengantre untuk bisa mandi langsung dari air sumur keramat di petilasan Sunan Kalijaga tersebut. 

Pengurus sumur akan mengucurkan air sumur melalui selang ke atas kepala dan badan warga yang antri untuk mandi. Tentu saja bukan seperti mandi biasa yang harus melepas busana dan menggunakan sabun. Warga mandi masih mengenakan baju lengkap. Mereka hanya menyiramkan air sumur ke sekujur tubuh. Tidak sedikit dari warga yang mandi membawa serta anaknya.

Baca juga: 

Ritus mandi di sumur keramat dan sumur wasiat Sunan Kalijaga ini akan lebih ramai ketika malam Idul Adha atau akan dilakukan Garebeg Demak. Hal ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. 

Di makam Kadilangu ini juga dilakukan ritual 'penjamasan' (penyucian) tiga pusaka penting yang menjadi benda bersejarah. Ketiga pusaka yang dijamas itu adalah 'kutang' atau rompi Ontokusumo, keris Kiai Crubuk, dan keris Kiai Sirikan. 

Tradisi itu sudah berlangsung-turun temurun sejak ratusan tahun. "Setahun sekali warga menyempatkan melakukan ritus mandi di sumur keramat Sunan Kalijaga ketika akan Garebeg," kata Rudy Ryan, warga Demak. 

Baca juga: 

Selain untuk keperluan mandi, warga juga membawa pulang air tersebut untuk berbagai keperluan. Bahkan ada yang membawa jeriken besar untuk membawa air yang diyakininya berkhasiat. Mereka membawa banyak air untuk berbagai keperluan selama setahun.

“Banyak yang mengaku pernah merasakan khasiat air sumur keramat ini penyakitnya sembuh dan naik jabatan," katanya. 

Dipaparkannya, ritus mandi yang dilakukan warga sebuah simbol yang bermakna bahwa untuk pengampunan dan penyucian dosa. "Allah menurunkan syafaat atau pertolongan dan pengampunan. Itu yang disimbolkan dengan ritus mandi. Mandi biar bersih dan suci," tuturnya. 

Ritus mandi dilanjutkan malam harinya dengan bertawasul sampai lewat tengah malam. Semalam, ratusan warga memenuhi masjid dan pelataran masjid di petilasan Sunan Kalijaga untuk bertawasul berjamaah. 

Malam itu diisi dengan pembacaan Surat Yasin tiga kali berjamaah dengan niat semoga diberi umur panjang, diberi rejeki yang banyak dan berkah, serta ditetapkan imannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini