Surplus 3,5 Juta Ton, Khofifah Berharap Akses Pasar Beras Jatim di DKI Jakarta Makin Luas

Tim Okezone, Okezone · Minggu 25 April 2021 23:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 519 2400584 surplus-3-5-juta-ton-khofifah-berharap-akses-pasar-beras-jatim-di-dki-jakarta-makin-luas-rhBu0vvQ2C.jpg Anies dan Khofifah. (Foto: Dok Pemprov Jatim)

NGAWI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap suplai beras yang dilakukan Kabupaten Ngawi kepada Provinsi DKI Jakarta melalui PT. Food Station Tjipinang Jaya semakin mendapatkan akses yang lebih luas. 

Untuk itu, dirinya berharap kerja sama yang dilakukan antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Ngawi semakin diperluas ke berbagai daerah di Ibu Kota.

"Kami berharap kerja sama ini semakin memperluas akses pasar beras Provinsi Jatim di Provinsi DKI Jakarta, karena surplus beras di Jatim mencapai 3,5 juta ton per tahun,” kata Gubernur Khofifah saat menyaksikan Penandatangan Nota Kesepakatan antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Ngawi di Dusun Alas Pecah, Desa Geneng Kab. Ngawi, Minggu (25/4/2021) pagi.

Hadir di acara tersebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Dirut PT. Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo serta beberapa Kepala OPD Pemprov Jatim dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Makmur Kab. Ngawi.

Foto: Istimewa

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menjelaskan, selain memasok kebutuhan beras, Kabupaten Ngawi bersama PT. Food Station Tjipinang Jaya kembali melebarkan sayap. Keduanya, kata Gubernur Khofifah, kembali menjalin kerja sama dengan Gapoktan Sido Rukun, Ngawi.

Skema kolaborasi tersebut, lanjut Khofifah, yakni Pemkab Ngawi dan Gapoktan Tani Sido Rukun berperan menyiapkan pengadaan lahan dan petaninya. Sementara Pemprov DKI melalui PT. Food Station Tjipinang Jaya melakukan beragam pendampingan kepada petani dan off taker produk pertanian.

Baca juga: Tandatangani MoU Kerja Sama Beras, Anies dan Khofifah Kompak Satu Mobil

"Jadi, beras dan padi yang diproduksi seluruh gapoktan petani bisa bertemu market (pasar) yang luas. Ini menjadi bagian yang sangat penting sehingga petani makin berkepastian saat panen tiba," ujar Khofifah.

"Ada gabah kering panen (gkp), gabah kering giling (gkg) lalu beras pecah kulit (pk), kemudian beras premium. Ini varian produk yang sangat solutif untuk bisa menjadi akses pasar bagi para petani melalui gapoktan-gapoktan yang ada," ucap Khofifah.

Dengan adanya kerja sama tersebut, mantan Menteri Sosial RI itu berharap, ke depan terbangun proses saling melengkapi dan menguntungkan kedua wilayah.

"Ada profit bagi petani dan peternak di Jatim. Karena selain beras, Jatim juga surplus daging ayam dan telur. Begitu pula upaya membangun ketahanan pangan di DKI Jakarta akan terjaga," tandasnya.

Baca juga: Ketika Anies dan Khofifah Terlihat "Mesra"

Adapun kerja sama Gapoktan Sido Rukun sendiri memiliki luas lahan 200 hektare dengan produktifitas 5,7 ton hingga 6 ton per hektarenya. Dengan potensi hasil 1.140 ton gkp dan 604 ton beras.

Di kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menambahkan, kerja sama lintas provinsi di bidang ketahanan pangan membawa keuntungan dan berkeadilan bagi pemerintah maupun petani.

"Berkeadilan karena kegiatan kerjasama dengan Daya Tani Sembada dan Kelompok Tani Sido Rukun ini menjadi upaya kami untuk memastikan ketersediaan pasokan beras untuk warga Jakarta dan juga menghidupkan perdagangan antar daerah," ucap dia.

Sementara itu, Dirut PT. Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo menuturkan, kunjungan kerja yang dilakukannya adalah dalam rangka pengelolaan Gudang SRG Daya Tani Sembada dan kerja sama penyedian beras pecah kulit dan beras premium dengan Penggilingan Padi Daya Tani Sembada.

"Kerja sama dengan SRG Daya Tani Sembada sudah terjalin sejak 2015. Dua tahun terakhir 600 ton, adapun target tahun 2021 sejumlah 1.000 ton. Terkait kerjasama Penggilingan Daya Tani Sembada sejak 2019 sebesar 234 ton, lalu di tahun 2020 sebanyak, 6.508 ton. Sementara target tahun ini sekitar 2.250 ton," jelasnya.

Sedang kerja sama dengan Gapoktan Sido Rukun, sambung Pamrihadi, PT. Food Station Tjipinang Jaya akan stanby buyer dan menyerap hasil panen Gapoktan Sido Rukun. 

"Kerja sama ini untuk memastikan ketersediaan pasokan dan harga beras yang terjangkau untuk warga Jakarta. Apalagi dalam waktu dekat kita semua akan menyambut Idul Fitri 1442 Hijiriah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini