Share

Menlu Minta Masyarakat Indonesia Waspada Munculnya Gelombang Baru Covid-19

Antara, · Selasa 27 April 2021 08:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 18 2401326 menlu-minta-masyarakat-indonesia-waspada-munculnya-gelombang-baru-covid-19-CA1itJWK2R.jpg Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (Foto: Antara/HO-Kemenkominfo)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meminta masyarakat Indonesia untuk memperhatikan dan belajar dari perkembangan terkait pandemi Covid-19 yang terjadi di dunia, terutama kemunculan gelombang baru di sejumlah negara.

“Kita harus mencegah agar kejadian serupa tidak terjadi di Indonesia,” ujar Retno dalam konferensi pers kedatangan kiriman vaksin AstraZeneca gelombang kedua, yang diperoleh dari skema COVAX, dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (26/4) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Menlu menyampaikan keprihatinan Indonesia terhadap gelombang baru pandemi Covid-19 yang muncul di sejumlah negara di dunia serta kemunculan varian-varian baru di berbagai negara.

“Kita juga melihat kebutuhan dunia akan vaksin semakin meningkat dan di sana sini kita melihat terjadinya perlambatan pengiriman vaksin di seluruh dunia,” ujarnya.

Retno mengataka, di tengah itu semua, pemerintah Indonesia terus berupaya memastikan keamanan pasokan vaksin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Namun demikian, diperlukan kerja sama semua pihak untuk dapat melawan virus bersama-sama.

(Baca juga: Covid-19 "Mengganas", 2 Staf Diplomatik AS di India Meninggal, 100 Orang Lebih Dinyatakan Positif)

“Upaya mencegah itu dapat dilakukan jika kita semua terus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Jangan pernah lengah. Perang melawan Covid-19 masih jauh dari selesai,” terangnya.

Dia pun menyerukan kepada semua komponen masyarakat untuk terus menaati protokol kesehatan secara konsisten, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Sebelumnya Indonesia menerima kiriman vaksin COVID-19 jadi buatan AstraZeneca sebanyak 3.852.000 dosis melalui fasilitas kerja sama vaksin multilateral COVAX dalam pengiriman gelombang kedua yang tiba di Tanah Air pada Senin (26/4).

“Malam ini Indonesia menerima vaksin jadi AstraZeneca sebesar 3.852.000 dosis. Pengiriman batch pertama vaksin multilateral dari COVAX Facility telah diterima Indonesia pada 3 Maret 2021 yaitu sebesar 1,1 juta dosis,” jelasnya.

(Baca juga: 52 Penumpang Pesawat dari India Positif Covid-19 saat Tiba di Hong Kong)

Dengan demikian, jumlah vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca yang telah diterima Indonesia melalui skema multilateral COVAX tercatat sebanyak 4.965.600 dosis dan semuanya diperoleh secara gratis.

Retno juga menyampaikan ucapan terima kasih Pemerintah Indonesia kepada sejumlah lembaga yang telah terlibat dalam pengiriman vaksin dari skema multilateral itu, termasuk GAVI, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), dan CEPI.

“Kita berharap pengiriman vaksin multilateral selanjutnya dapat terus dilakukan sesuai dengan rencana,” tambahnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini