Petinggi Sunda Empire Akan Bikin Buku dan Podcast Usai Bebas dari Penjara

Tim Okezone, Okezone · Selasa 27 April 2021 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 525 2401441 petinggi-sunda-empire-akan-bikin-buku-dan-podcast-usai-bebas-dari-penjara-Ye9Jyxdwdv.jpg Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Renggasasana.(Foto:Dok Okezone)

BANDUNG - Ki Ageng Ranggasasana, mantan petinggi kelompok Sunda Empire, akan membuat buku dan podcast usai bebas dari penjara.

Rangga bebas sejak 13 April lalu setelah menerima program asimilasi Covid-19 dari Kemenkumham.

"Pak Rangga memang masih semangat, semangatnya kita arahkan ke hal-hal positif, misalnya buat buku, seminar dan kalau perlu kita buat podcast semacam itu," ujar pengacara Rangga, Erwin Syahduddi.

Baca Juga:  Perjalanan Berdirinya Kerajaan Sunda Empire

Dia menambahkan, Rangga akan menulis buku tentang pengalamannya berada di dalam penjara. Rangga mendekam di penjara selama enam bulan atau sejak November 2020.

Baca Juga: Petinggi Sunda Empire Raden Ratna Ningrum Juga Bebas dari Penjara

Menurut Erwin, Rangga sudah memetik pelajaran berharga dari pengalaman mendirikan Sunda Empire. Salah satunya pengalaman menyampaikan pendapat di depan umum. Berbekal pengalaman itu, Rangga disebut ingin aktif menjadi pembicara dalam seminar atau podcast.

"Misalnya sekarang Sunda Empire kan sudah menjadi ikon, dari public sepaking beliau atau kerangka berpikir kritisnya, beliau bangga sekali bisa menginspirasi banyak orang," tutur Erwin.

"Terlepas dari kontranya, dari situ beliau semangat untuk menebar manfaat dan terus menginspirasi," tambah Erwin.

Rangga pun memiliki keinginan lain selepas bebas dari penjara, yakni mendirikan suatu yayasan. "Kalau dari beliau sendiri ingin bikin yayasan yang bergerak di bidang sosial," kata Erwin.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung memvonis hukuman dua tahun penjara kepada tiga terdakwa petinggi Sunda Empire terkait kasus menyiarkan informasi bohong dengan sengaja hingga menerbitkan keonaran.

Ketiga terdakwa dinyatakan bersalah sesuai Pasal 14 ayat (1) Undang Undang nomor 1 tahun 1947 karena kebohongan yang dia buat menimbulkan keonaran.

Kelompok Sunda Empire mencuat pada awal Januari 2020 lalu. Kekaisaran fiktif ini, memprediksi pemerintahan dunia akan berakhir pada 15 Agustus 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini