Cemburu Buta, Pria Ini Pukuli Tunangannya saat Bekerja

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 30 April 2021 22:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 519 2403705 cemburu-buta-pria-ini-pukuli-tunangannya-saat-bekerja-BEhoxnajDC.jpg Jafar Soddiq saat diamankan polisi (foto: MNC Portal/Avirista)

KOTA MALANG - Pria yang menganiaya perempuan muda yang videonya viral di sebuah counter handphone di Malang, ternyata bukan kali pertama melakukan kekerasan. Hal ini terungkap setelah korban SF dan pelaku bernama Muhammad Jafar Sodiq dimintai keterangan kepolisian.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan, pelaku mengira korban ini sedang melakukan video call dengan pria lain. Hal ini yang memantik kecemburuan pria yang beralamatkan di Jalan Zaenal Zakses, Kota Malang ini kalap dan melakukan pemukulan dengan membabi buta di tempat kerjanya di sebuah counter handphone di Jalan Kebalen Wetan, Kedungkandang, Kota Malang.

"Pelaku karena cemburu, perlu diketahui adalah pelaku merupakan tunangan dari korban. Dia melihat korban ini sebenarnya live Instagram. Kemudian karena pelaku melihat dikiranya korban sedang video call dengan seseorang. Oleh karena itu, pelaku berupaya meminta handphone dari korban," ungkap Kompol Tinton Yudha Riambodo, Jumat (30/4/2021).

Baca juga:  Ogah Bayar Usai Diservis, WN Swedia Malah Cekik hingga Todong PSK

Dari rasa cemburu yang membuncah inilah, pria yang pada 12 Mei 2021 mendatang genap berusia 20 tahun ini tiba di tempat kerja tunangannya, dan melemparkan puntung rokok ke arah SF, hingga mengenai jilbabnya. Tak puas, pelaku pun memasuki counter handphone dan mencoba merebut handphone milik korban. Di sanalah terjadi aksi kekerasan pemukulan yang dilakukan pelaku, yang terekam kamera CCTV hingga akhirnya viral beredar di media sosial.

"Di dalam konter ini korban dipukul oleh pelaku dua kali, sempat mendorong (korban) sehingga korban terjatuh, dan kemudian sempat dipukul lagi, dengan handphone korban," ucapnya.

Baca juga:  Saling Ejek hingga Rebutan Pacar di Medsos, 2 Gadis Dianiaya Temannya

"Pelaku ini memukul untuk berusaha mengambil handphone korban, untuk melihat apakah korban dalam posisi sedang video call dengan seseorang atau tidak," imbuhnya.

Berdasarkan keterangan korban SF, disebutkan pelaku sudah ketiga kalinya melakukan tindakan kekerasan ke korban. Dua kali sebelumnya disebutkan Tinton, juga melakukan pemukulan, namun tidak terkait konteks kasus yang menjeratnya saat ini.

"Menurut pengakuan korban, memang karakter pelaku ini keras dan sedikit posesif. Kejadian ini bukan pertama kali, tapi ke tiga kali, karena itu korban tidak tahan, korban membuat laporan ini kepada Polresta Malang Kota," terangnya.

Sementara itu pelaku Ja'far Sodiq menuturkan penyesalan akibat ulahnya yang memukuli sang tunangan. "Menyesal karena cemburu akhirnya emosi," jawabnya singkat.

Akibat ulahnya, pelaku harus berlebaran di jeruji besi karena dijerat dengan tindakan penganiayaan dengan KUHP Pasal 351 mengenai penganiayaan.

"Pelaku kita jerat dengan Pasal 351 KUHP ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan dan paling lama 5 tahun," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan sebuah video seorang diduga menganiaya perempuan muda beredar viral di media sosial, berkat terekam di kamera CCTV counter. Dalam video berdurasi 2 menit 14 detik ini tampak pria berbaju putih dengan topi merah awalnya terlibat percekcokan hingga berujung pemukulan ke perempuan muda penjaga counter, pada Rabu malam (28/4/2021) sekitar pukul 18.40 WIB.

Sang perempuan bahkan dipukuli beberapa kali secara membabi buta hingga kepalanya membentur etalase toko dan tersungkur ke lantai. Namun meski tak berdaya, terduga pria ini tetap melakukan aksinya dengan memukuli korban beberapa kali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini