3 Jasad Korban Longsor Proyek PLTA di Tapsel Dibawa ke RSUD Sipirok

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Jum'at 30 April 2021 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 608 2403462 3-jasad-korban-longsor-proyek-plta-di-tapsel-dibawa-ke-rsud-sipirok-2qnlA3iANi.jpg Pencarian korban longsor di proyek PLTA Batang Toru, Tapsel (Foto: Wahyudi Aulia Siregar)

TAPSEL - Sebanyak tiga orang korban yang dilaporkan hilang akibat tertimbun material longsor di areal Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru di Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara berhasil ditemukan pagi tadi.

Mereka ditemukan warga dan potensi SAR setempat dalam keadaan sudah meninggal dunia. ketiganya ditemukan saat pencarian baru berjalan sekitar 30 menit.

"Ketiga korban ditemukan sekitar pukul 08:30 WIB pagi tadi. Ketiganya meninggal dunia," kata Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kota Medan, Toto Mulyono, Jumat (30/4/2021).

Baca Juga: 3 Korban Longsor Proyek PLTA di Tapsel Ditemukan Tewas

Toto menjelaskan, korban terdiri dari 1 orang perempuan dewasa, 1 orang anak perempuan dan seorang anak laki-laki. "Namun, hingga kini kita belum mendapatkan data korban yang sudah ditemukan selanjutnya korban langsung dibawa ke RSUD Sipirok," jelasnya.

Saat ini, kata Toto, tim SAR masih menuju lokasi longsor. Basarnas mengerahkan personel dari tiga posko yakni Medan, Sibolga dan Parapat, untuk menuju lokasi longsor guna membantu pencarian 9 korban lainnya yang belum ditemukan. 

"Setibanya di sana, personel kita akan langsung bergabung dengan tim pencari yang sudah ada di sana. Baik dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah maupun dari PLTA Batangtoru," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 12 orang dilaporkan hilang tertimbun material tanah longsor yang melanda bukit setinggi 50 meter di areal PLTA Batangtoru di Desa Marancar Godang, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada Kamis, 29 April 2021 malam kemarin.

Baca Juga: Tim Gabungan Diterjunkan Evakuasi Korban Longsor di Tapsel

Korban terdiri dari 9 orang warga setempat serta 3 orang pekerja PT Shyno Hydro, yang tengah melakukan pekerjaan proyek PLTA Batangtoru. Dari tiga pekerja itu, seorang di antaranya merupakan pekerja migran asal China. Bencana tanah longsor itu terjadi setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras selama beberapa jam.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini