DPW Partai Perindo Jambi Bagikan Ratusan Paket Takjil & Nasi Kotak

Azhari Sultan, Okezone · Sabtu 01 Mei 2021 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 01 340 2404039 dpw-partai-perindo-jambi-bagikan-ratusan-paket-takjil-nasi-kotak-i3RrHGe0fx.jpg DPW Perindo Jambi bagikan takjil dan nasi kotak (Foto: Azhari Sultan)

JAMBI - DPW Perindo Jambi membagikan ratusan paket takjil dan nasi kotak kepada warga di kawasan Thehok, Kota Jambi, Sabtu (1/5/2021).

Ini merupakan Kegiatan rutin Partai Perindo yang digelar setiap tahunnya. Ratusan paket takjil dan nasi kotak dibagikan kepada masyarakat umum dan pengguna jalan itu diharapkan bisa membantu masyarakat yang sedang kesusahan di masa pandemi Covid-19.

Masyarakat juga tampak begitu senang mendapatkan pembagian takjil gratis meski mulut mereka tertutup masker.

Salah satu tukang ojek, Andi mengaku sangat senang. "Terimakasih banyak atas pembagian takjil di bulan puasa ini. Semoga berkah dan Partai Perindo semakin jaya dan sukses," ujarnya singkat.

Sedangkan Sekretaris DPW Partai Perindo Provinsi Jambi Eko Harwanto mengatakan, bahwa kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun sebelumnya.

Baca juga: Sasar Ojol & Sopir Bajaj, Baja Perindo Bagikan Ratusan Makanan hingga Masker

Diakuinya, kegiatan ini juga dibantu sayap-sayap Perindo, seperti Rescue, Komando, Kartini semua dilibatkan dalam pembagian takjil dan nasi kotak ini.

"Kali ini, kita menyasar bagi pengguna jalan dan masyarakat umum, seperti tukang ojek, penyapu jalan dan tukang gerobak," tuturnya.

"Kita berharap bisa membantu masyarakat yang sedang kesusahan di masa pandemi Covid-19, apalagi di Jambi sudah masuk zona merah," tukas Eko.

Dia menambahkan, bahwa hari ini Partai Perindo Provinsi Jambi membagikan sekitar 500 paket. "Dalam Ramadan kali ini, Partai Perindo menargetkan 1000 kotak dan paket minuman untuk paket lebaran," imbuhnya.

Baca juga: Perindo Bagikan 1.700 Paket Takjil di Teluk Aru Langkat

Tidak hanya di jalan, pihaknya juga akan mendatangi titik-titik dimana lokasi yang sangat dibutuhkan agar tepat penerimanya.

 "Kegiatan ini tetep dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, berjarak tidak dengan pengumpulan massa sesuai anjuran pemerintah," jelas Eko.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini