Miliki Ribuan Foto Pelecehan Anak, Gelar Bangsawan Pengusaha Terkenal Selandia Baru Dicabut

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 04 Mei 2021 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 18 2405561 miliki-ribuan-foto-pelecehan-anak-gelar-bangsawan-pengusaha-terkenal-selandia-baru-dicabut-kNA25e1GXY.jpg Pengusaha Selandia Baru Ron Brierley. (Foto: AP)

WELLINGTON - Seorang pengusaha terkenal Selandia Baru kehilangan gelar ksatrianya pada Selasa (4/5/2021) setelah dia ditemukan dengan ratusan foto-foto pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Ron Brierley bulan lalu mengaku bersalah atas tiga dakwaan di pengadilan Australia, memicu prosedur yang jarang digunakan untuk mencabut penghargaan yang dia terima lebih dari 30 tahun lalu.

BACA JUGA: Berkat Potongan Sampah, Seorang Pria Selamat Terapung 14 Jam di Samudera Pasifik

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan niatnya adalah untuk menghapus gelar dari Brierley jika dia tidak menulis surat terlebih dahulu untuk melepaskannya. Ardern berkata Ratu Inggris Elizabeth telah diberi tahu, dan bahwa Brierley tidak akan dapat lagi menggunakan gelar kehormatan "Sir" lagi.

"Saya pikir ini hari yang menyedihkan bagi anak-anak Selandia Baru dan, memang, dunia, ketika seseorang dinyatakan bersalah memiliki gambar-gambar yang sangat buruk," kata Ardern kepada wartawan sebagaimana dilansir South China Morning Post. "Memang benar ada konsekuensi yang signifikan untuk itu karena sebagai negara, kita harus menolak siapa pun yang berpikir tidak apa-apa."

Ardern mengatakan Brierley telah ditemukan dengan lebih dari 1.000 gambar yang menggambarkan anak-anak yang dilecehkan.

BACA JUGA: Jerman Berhasil Bobol Situs Porno Anak Internasional Terbesar di Dunia

Brierley menghadapi hukuman maksimal 10 tahun penjara ketika dia dijatuhi hukuman. Dia ditangkap dengan beberapa gambar di kopernya di Bandara Internasional Sydney, Australia pada 2019 dan pihak berwenang kemudian menemukan lebih banyak di rumahnya di Sydney.

Salah satu pengakuan bersalahnya berkaitan dengan foto gadis-gadis berusia dua tahun dalam pose yang menjurus ke arah seksual. Lainnya terkait dengan perangkat penyimpanan data yang ditemukan di rumahnya yang diduga berisi lebih dari 1.600 gambar pelecehan anak. Pengacara Brierley membantah jumlah gambar yang dipermasalahkan.

Sekarang berusia 83 tahun, Brierley di tahun 1970-an dan 80-an melakukan serangkaian manuver bisnis agresif yang mengembangkan Brierley Investments menjadi salah satu perusahaan terbesar di negara ini.

Profilnya agak memudar setelah jatuhnya pasar saham tahun 1987, tetapi dia terus membuat kesepakatan bisnis di Selandia Baru dan di rumah barunya di Australia.

Publikasi bisnis NBR mencantumkan Brierley sebagai salah satu dari 100 orang terkaya di Selandia Baru, dengan perkiraan kekayaan NZD 220 juta (sekira Rp2,27 triliun).

Tanggal pengadilan berikutnya dalam kasus Brierley telah dijadwalkan digelar pada bulan Mei.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini