Warisan Membawa Petaka, Nyawa Suparno Melayang Ditebas Parang Kakak Ipar

Nanang Fahrurozi, iNews · Selasa 04 Mei 2021 22:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 340 2405682 warisan-membawa-petaka-nyawa-suparno-melayang-ditebas-parang-kakak-ipar-bYTiEtuAip.jpg foto: ist

SAROLANGUN - Suparno (37) warga Desa Sukajadi, Kecamatan Bathin VII (Delapan) Sarolangun, meregang nyawa setalah dibacok menggunakan parang oleh kakak iparnya sendiri, yakni Muhammad Badri (34), warga Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII.

(Baca juga: Kabinda Papua Mayjen Anumerta Putu Danny Ternyata Komandan Serda Ucok di Pasukan Khusus)

Kejadian bermula pada Rabu (28/4/2021) lalu. Saat itu, pelaku (Badri) terlibat cekcok dengan istri korban yakni Susi, di Desa Tanjung, diduga cekcok tersebut akibat harta warisan.

Setelah terlibat cekcok, Susi beserta dua anaknya mengungsi ke Desa Sukajadi, di tempat teman korban, yakni Suparmin, untuk menghindari pertengkaran yang lebih besar akibat rebutan harta warisan.

Susi pun memberitahu korban yang berprofesi sebagai sopir untuk tidak pulang ke Tanjung, melainkan ke Sukajadi. Hari pun berlalu, karena masih kesal, pelaku pun menyusul korban ke Sukajadi, sambil membawa sebilah parang.

(Baca juga: Bebas dari Penjara, Serda Ucok Kembali ke Korps Baret Merah?)

Pelaku menemukan korban di kediaman Suparmin. Setibanya di rumah tersebut, pelaku langsung menghabisi korban dengan parang yang dibawanya.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut histeris dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Bathin VIII. Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolsek.

Kapolsek Bathin VIII, AKP Isnandar, yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, dan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dalam peristiwa tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait kejadian ini, dan pelaku beserta barang bukti sudah berhasil kita amankan," ujarnya, Selasa (4/5/2021).

(fmi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini