Biden Targetkan Vaksinasi Covid-19 Remaja Usia 12 hingga 15 Tahun

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 05 Mei 2021 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 18 2405826 biden-targetkan-vaksinasi-covid-19-remaja-usia-12-hingga-15-tahun-GgYJbdgVWQ.jpg Presiden AS Joe Biden (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe BidenĀ mengumumkan target vaksin Covid-19 baru, termasuk rencana untuk memvaksinasi remaja setelah vaksin Covid-19 disetujui untuk anak-anak.

Itu terjadi ketika pejabat obat AS mempertimbangkan untuk menyetujui vaksin Pfizer-BioNTech untuk anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun, yang dapat terjadi paling cepat minggu depan.

Sebuah studi baru menunjukkan anak-anak AS menyumbang 22% kasus Covid harian baru, naik dari 3% tahun lalu.

Pengumuman tersebut dapat meredakan kekhawatiran para orang tua tentang pembukaan sekolah kembali.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sedang mempertimbangkan apakah akan menyetujui vaksin Pfizer untuk anak-anak berusia 12 tahun. Vaksin Pfizer saat ini disetujui di AS untuk usia 16 tahun.

Biden mengatakan dia tidak akan mengganggu proses FDA, tetapi dia berjanji "jika pengumuman itu datang, pihaknya siap untuk segera bergerakā€.

Dalam pidatonya di Gedung Putih, Biden mengatakan bahwa pengiriman vaksin akan dikirim langsung ke dokter anak yang memungkinkan anak-anak mendapatkan dosis pertama mereka dari penyedia medis mereka.

(Baca juga: Petani Ini Tak Sengaja Pindahkan Batu Perbatasan Antara 2 Negara)

"Mudah, cepat dan gratis," kata Biden. Dia mengatakan 15.000 apotek juga akan tersedia bagi remaja untuk mendapatkan vaksin.

"Dan jika remaja bergerak musim panas ini, mereka bisa mendapatkan tembakan pertama mereka di satu tempat dan mendapatkan tembakan kedua mereka di tempat lain," tambahnya.

Jika disetujui, vaksin akan segera tersedia untuk sekitar 17 juta remaja berusia 12 hingga 15 tahun.

Para ahli, seperti peneliti ternama AS Dr Anthony Fauci, mengatakan perlu untuk memvaksinasi anak-anak agar hidup kembali normal.

Dengan 75% lansia AS yang sekarang divaksinasi penuh, tingkat infeksi telah meningkat pada anak-anak yang tidak divaksinasi.

(Baca juga: Diplomat Tewas Jatuh dari Gedung Tinggi)

Menurut penelitian yang dirilis pada Senin (3/5) oleh American Academy of Pediatrics, anak-anak di negara bagian yang menghitung kasus Covid-19 berdasarkan usia sekarang mencapai sekitar 22,4% dari semua infeksi baru. Itu naik secara signifikan dari 3% kasus harian baru pada saat ini tahun lalu.

Rencana baru Biden juga menargetkan kelompok-kelompok yang meragukan vaksin dengan insentif dan dengan membuat suntikan lebih mudah diakses.

Sekitar setengah dari orang AS mendapatkan suntikan pertama dan sepertiganya telah divaksinasi penuh, tetapi tingkat vaksinasi telah melambat dalam beberapa minggu terakhir.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini