Ini Daftar Lembaga Riset Indonesia, Majukan Perkembangan dan Penelitian Sains

Fariza Rizky Ananda, Okezone · Jum'at 07 Mei 2021 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 65 2407101 ini-daftar-lembaga-riset-indonesia-majukan-perkembangan-dan-penelitian-sains-SPFFjNKGnk.jpg Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. (Foto: BPPT)

JAKARTA – Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam perkembangan riset dan penelitian ilmu pengetahuan. Data dari Global Competitiveness Index (GCI) 2019 menyebutkan, posisi Indonesia menurun dari peringkat 45 ke-50, di mana kapasitas inovasi Indonesia hanya menempati ranking 74 sedunia.

Selain itu, produktivitas penelitian Indonesia masih berada di angka 0,02% pada 2015. Capaian tersebut masih jauh dari angka ideal yaitu 15%. Itu sebabnya, bidang riset dan penelitian ini tentunya harus lebih diperhatikan dan didukung baik oleh pihak pemerintah atau swasta.

Kendati demikian, Indonesia sudah memiliki 474 lembaga riset atau penelitian yang tersebar di sejumlah perguruan tinggi, Kementerian, dan lembaga penelitian non kementerian. Berikut sejumlah lembaga riset di Indonesia, dikutip dari Koran Sindo, Jumat (7/5/2021).

Baca Juga: Universitas Brawijaya Mulai Kuliah Tatap Muka Terbatas Semester Depan

BPPT 

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) adalah lembaga pemerintah non kementerian yang mempunyai tugas dalam bidang pengkajian dan penerapan teknologi. BPPT memiliki peran untuk mengolaborasikan pengguna komersial (industri) dan penggunaan akhir (masyarakat) menjadi mitra dan secara konsisten terus mengembangkan produk unggulan dan inovatif. BPPT memiliki 34 Pusat atau Balai Litbang di kawasan Puspiptek.

Batan

Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) adalah lembaga pemerintah non kementerian yang mempunyai tugas melaksanakan penelitian pengembangan dan penerapan energi nuklir, isotop dan radiasi, diantaranya aplikasi IPTEK nuklir dalam bidang pangan, energi, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan dan obat-obatan, kebumian, kelautan, lingkungan, dan Manufaktur.

Batan memiliki 10 pusat penelitian di kawasan Puspiptek. Pusat penelitian terbesar adalah reaktor serbaguna G.A Siwabessy yang dibangun pada 1983. Reaktor ini berfungsi sebagai sarana penelitian di berbagai bidang seperti kenukliran, kesehatan, material maju, bahan bakar nuklir, limbah nuklir, dan sebagainya.

LIPI

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) adalah lembaga pemerintah non kementerian yang mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penelitian, antara lain dalam bidang ilmu pengetahuan kebumian, bidang ilmu pengetahuan hayati, bidang ilmu pengetahuan teknik, bidang ilmu pengetahuan sosial dan kemanusiaan, bidang jasa ilmiah.

Puspiptek

Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) merupakan kawasan terpadu untuk menempatkan sejumlah pusat penelitian di bawah naungan lembaga LIPI, Batan, BPPT, dan KLHK. Terletak di wilayah Kota Tangerang Selatan dan sebagian masuk wilayah Kabupaten Bogor.

Puspitek memiliki luas 460 ha dengan 50 pusat dan Balai Litbang, di mana memiliki SDM lebih dari 5000 karyawan dengan investasi lebih dari USD500 juta.

Lembaga Biologi Molekuler Eijkman

Lembaga Biologi Molekuler Eijkman adalah lembaga penelitian pemerintah yang bergerak di bidang biologi molekuler dan bioteknologi kedokteran. Lembaga ini bernaung di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi.

Misi dari lembaga ini adalah memajukan perkembangan penelitian dasar dan terapan bidang biologi molekuler di Indonesia dengan fokus pada biomedis, biodiversitas, bioteknologi, dan biosekuritas serta menerapkan kemajuan tersebut untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini