Daftar Negara yang Jadikan Riset Sebagai Panglima Sains

Fariza Rizky Ananda, Okezone · Jum'at 07 Mei 2021 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 65 2407104 daftar-negara-yang-jadikan-riset-sebagai-panglima-sains-CJiEmbXjOZ.jpg Jepang menjadi negara paling peduli dengan ilmu pengetahuan dan sains. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Negara menjadikan riset sebagai panglima perkembangan sains atau ilmu pengetahuan. Hal tersebut telah menjadi sebuah landasan dan tolak ukur bagi kemajuan bangsa dan negara yang bersangkutan.

Saat ini banyak negara saling berlomba mengembangkan riset untuk menunjang kemajuan bangsanya. Untuk menunjang pengembangan riset, negara menggelontorkan anggaran yang besar, baik dari anggaran pemerintah, maupun dari sokongan pihak swasta.

Indonesia sendiri memiliki rasio anggaran riset terhadap PDB atau Gross Expenditure on Research and development (GERD) nasional masih minim, yaitu 0,25% dari PDB atau setara dengan Rp30,8 triliun. Dilansir dari Koran Sindo, Jumat (7/5/2021), berikut ulasan negara-negara dengan kepedulian tinggi terhadap riset ilmiah di dunia.

Jepang

Dalam 150 tahun terakhir sejak Restorasi Meiji, kemajuan sains dan teknologi telah menjadi kekuatan utama modernisasi Jepang. Negeri Sakura adalah negara dengan penghasil paten terbanyak pada tahun 2008 dengan lebih dari 500 ribu aplikasi paten. Anggaran RnD yang disediakan negeri ini mencapai sekitar USD144 miliar dana riset Jepang sebesar 3,5% dari PDB.

Korea Selatan

Dana riset Korea Selatan saat ini hampir menyamai Jepang yakni 3% dari PDB. Keberhasilan Korea Selatan tidak lepas dari perhatian besar pemerintah Korsel pada pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta investasi agresif di kegiatan penelitian dan pengembangan.

Para pemimpin Korea punya visi yang sangat maju dalam penerapan dan pengembangan teknologi. Tahun 1959, pemerintah Korea sudah mendirikan Korean Atomic Energy commission, pertengahan tahun 1960 Kementerian Sains dan Teknologi dibentuk, lalu Korea Institute of Science dan teknologi dibentuk untuk riset industrial.

China

Salah satu negara yang mampu membawa kemajuan riset adalah China melalui Chinese Academy of Science (CAS). Negeri Panda ini telah mampu mendorong riset untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyatnya sebagai lembaga riset yang disegani di negeri tirai bamboo.

Lembaga ini memiliki anggaran dengan total sekitar 42 miliar RMB kemudian CAS memiliki 104 institusi riset, sekitar 400 perusahaan spin-off, 13 kantor cabang, 47 pusat ilmu pengetahuan teknik, 13 Kebun Raya, 26 herbarium dan 89 laboratorium berstandar internasional yang tersebar di berbagai wilayah.

Amerika Serikat

Salah satu kunci keberhasilan AS menjadi negara maju adalah kemajuan dunia risetnya. AS mencurahkan 2,8% dari PDB untuk penelitian dan pengembangan (R&D) pada tahun 2012. Sektor swasta menyumbang dua pertiga dari total. Negeri Paman Sam disebut mempunyai anggaran riset sebesar USD511 miliar.

Swiss

Pada 2017, Swiss menginvestasikan anggaran 0,76% dari PDB nya untuk penelitian universitas. Hal ini 4 kali lebih tinggi dari pendanaan negara bagian dan federal yang ada di Amerika Serikat.

Denmark

Denmark memiliki tingkat investasi tertinggi untuk dana penelitian di PDB-nya yakni sekitar 0,72%. Negara kecil di Eropa ini telah menghasilkan banyak peraih Nobel dalam berbagai bidang termasuk menerima Nobel Perdamaian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini