Balas Tembakan 200 Roket Hamas, Serangan Udara Israel Hantam 130 Target di Gaza

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 11 Mei 2021 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 18 2409066 balas-tembakan-200-roket-hamas-serangan-udara-israel-hantam-130-target-di-gaza-Vyq2g9sgWX.jpg Serangan udara Israel di Gaza. (Foto: Twitter)

TEL AVIV - Militer Israel membagikan rekaman serangan udaranya pada Selasa (11/5/2021) pagi, mengklaim telah menghantam 130 target Hamas dan Jihad Islam di Gaza pada Senin (10/5/2021) malam, termasuk fasilitas intelijen, lokasi pembuatan senjata, pos penjagaan, dan terowongan bawah tanah.

Meski militer mengatakan telah mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari bahaya terhadap warga sipil selama serangan udara, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan 20 warga sipil tewas dalam pemboman tersebut, termasuk sembilan anak. Selain itu 95 orang dilaporkan mengalami luka-luka.

BACA JUGA: Serangan Udara Israel Tewaskan 20 Warga Palestina, Termasuk Anak-Anak

Pasukan pertahanan Israel (IDF) mengatakan serangan itu adalah tanggapan atas lebih dari 200 roket yang ditembakkan dari Gaza pada Senin malam dan hingga Selasa pagi, mencatat bahwa satu serangan yang melibatkan rudal anti-tank juga menyebabkan seorang warga Israel "terluka ringan" dan membutuhkan perawatan medis.

Kelompok militan Jihad Islam dilaporkan bertanggung jawab atas rudal tank tersebut, sementara Hamas mengklaim beberapa serangan roket. Sebuah roket juga menghantam sebuah gedung apartemen di Ashkelon, melukai enam warga sipil, menurut IDF.

Militer membagikan video satu "serangan" roket di tempat lain di Ashkelon, yang menunjukkan pertahanan Iron Dome Israel mencegat sejumlah proyektil di tengah penerbangan.

Juru Bicara Internasional IDF Jonathan Conricus mengatakan roket itu sebagian besar menargetkan wilayah di Israel selatan yang berdekatan dengan Gaza, menyebut serangan itu sebagai "serangan parah terhadap Israel" yang "akan ada pembalasan".

Juru bicara lainnya, Brigadir Jenderal Hidai Zilberman, mengatakan roket juga ditembakkan ke arah Yerusalem, menambahkan bahwa tanggapan Tel Aviv "tidak akan berlangsung beberapa menit, tetapi berhari-hari".

Rekaman dan foto lain yang dimaksudkan untuk menunjukkan serangan Israel juga telah beredar secara online, dengan satu klip grafis dikatakan menggambarkan setelah serangan udara di jalan yang ramai.

BACA JUGA: Hubungan Semakin Tegang, China Disarankan Mengebom ke Australia

Lonjakan kekerasan terjadi di tengah hari-hari kerusuhan atas rencana penggusuran rumah warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur, yang memicu serangkaian protes di sekitar kota. Demonstrasi telah berulang kali dibubarkan oleh pasukan keamanan Israel, menyebabkan ratusan orang terluka dalam bentrokan akhir pekan lalu.

Menurut Bulan Sabit Merah, lebih dari 330 warga Palestina terluka pada Senin setelah polisi menindak kerumunan besar jamaah yang berkumpul di Masjid Al Aqsa, situs tersuci ketiga dalam Islam, di mana pasukan keamanan terlihat menggunakan granat kejut dan gas air mata. untuk membubarkan grup. Api juga dinyalakan di dekat masjid, meski strukturnya sendiri tidak rusak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini