Lockdown, Singapura Larang Makan di Restoran dan Pertemuan Dibatasi Maksimal 2 Orang

Agregasi VOA, · Minggu 16 Mei 2021 07:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 16 18 2410684 lockdown-singapura-larang-makan-di-restoran-dan-pertemuan-dibatasi-maksimal-2-orang-Asp8kNjUqJ.jpg Masyarakat Singapura berbelanja di supermarket menyusul akan diberlakukan lockdown (Foto: Reuters)

JAKARTA — Kasus Covid-19 di Singapura kembali melonjak. Negara tersebut pun kembali berlakukan lockdown.

Singapura juga mengumumkan larangan makan di restoran dan membatasi pertemuan maksimal dua orang untuk membendung peningkatan penularan virus corona secara lokal.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Melonjak, Singapura Kembali Berlakukan Pembatasan Ketat

Padahal, sebelumnya setelah menerapkan lockdown sebagian dan pengujian ketat serta pelacakan kontak, Covid-19 hampir menghilang di negara itu. Pihak berwenang melaporkan hampir tidak ada penularan lokal dalam beberapa bulan terakhir.

Namun, dalam beberapa minggu terakhir kasus virus corona kembali melonjak. Para pejabat mengumumkan beberapa klaster baru, termasuk satu di bandara yang terdiri dari 46 kasus, sebagian besar di antara orang-orang yang bekerja di sana.

Mulai hari Minggu 16 Mei, jumlah kelompok di area publik atau ketika mengunjungi rumah akan dibatasi hanya untuk dua orang, turun dari yang saat ini diperbolehkan sebanyak lima orang.

Makan di restoran akan dilarang, dan semua karyawan yang bisa bekerja dari rumah harus melakukannya, kata pejabat dalam konferensi pers.

Baca Juga:  Singapura dan Thailand Catat Kenaikan Harian Tertinggi Kasus Covid-19

Langkah-langkah tersebut akan diberlakukan hingga 13 Juni. Kebijakan ini serupa dengan penerapan lockdown sebagian di Singapura pada tahun lalu.

Peningkatan transmisi lokal kemungkinan akan membatalkan gelembung perjalanan (travel bubble) bebas karantina antara Singapura dan Hong Kong, yang akan dimulai pada 26 Mei setelah upaya sebelumnya gagal.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini