Nani 'Takjil Sate Sianida' Jalani Pemeriksaan Tambahan

krjogja.com, · Jum'at 21 Mei 2021 20:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 510 2413724 nani-takjil-sate-sianida-jalani-pemeriksaan-tambahan-7tHUC3kX1m.jpeg Nani jalani pemeriksaan tambahan. (Foto: KRJogja)

BANTUL – Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi mengatakan, anak buahnya masih terus memburu keberadaan pria berinisial R dalam kasus sate beracun yang menewaskan anak seorang pengemudi ojek online (ojol) warga Salakan Sewon, Bantul. 

Tersangka kasus ini, Nani Apriliani Nurjaman menyebut R sebagai orang yang memberi tahu cara meracuni dengan memakai obat kimia. 

“Kalau sudah ketangkap pasti saya kasih tahu,” ujar Ngadi, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Aiptu Tomy Diperiksa Propam, Bantah Nikah Siri dengan Nani 'Sate Beracun'

Pemeriksaan terhadap Nani telah masuk pada materi pemeriksaan tambahan oleh penyidik Unit 1 Satreskrim Polres Bantul. Saat dilakukan pemeriksaan, kondisi tersangka dalam keadaan baik dan sehat.

Sementara itu Kantor hukum R Anwar Ary and Partners yang terdiri R Anwar Ary Widodo SH, Fajar Mulia SH dan Wanda Satria Atmaja SH telah diberikan kuasa untuk mendampingi sebagai penasehat hukum Nani.

“Sejak tanggal tersebut (10 Mei 2021) kami selalu berkomunikasi secara intens terhadap Nani yang difasilitasi oleh penyidik di Polres Bantul dan kamipun selalu berkomunikasi secara intens juga dengan keluarga besar dari Nani yang berada di Majalengka,” papar Anwar.

Baca juga: Kompolnas Minta Propam Usut Dugaan Nikah Sirri Aiptu Tomi dan Nani 'Sianida'

Selaku penasehat hukum, mewakili tersangka dan keluarganya yang ada di Majalengka, Anwar memohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga besar korban atas kejadian yang mengakibatkan putranya Naba Fais Prasetya meninggal dunia.

Ia juga menyampaikan keprihatinan dan penyesalannya, sehingga tidak terulang kembali perkara dugaan penyalahgunaan zat kimia yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Anwar akan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Sehingga tidak akan membuka fakta-fakta hukum yang terkait perkara ini di luar persidangan.

“Sebagai penasehat hukum akan bersikap profesional dan seobyektif mungkin dalam melakukan pembelaan didasari tekad untuk mengungkapkan kebenaran demi tegaknya hukum,” pungkasnya.  

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini