Kontingen UNS Raih 3 Emas di International Virtual Pencak Silat Championship

Neneng Zubaidah, Koran SI · Jum'at 21 Mei 2021 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 65 2413656 kontingen-uns-raih-3-emas-di-international-virtual-pencak-silat-championship-wFwKR3C7z6.JPG Foto: Istimewa

JAKARTA - Kontingen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sukses besar menyabet tiga medali emas pada gelaran International Virtual Pencak Silat Championship 2021.

Dari keempat kategori yang dipertandingkan pada gelaran virtual yang berlangsung dari 17-19 Mei 2021 tersebut, perwakilan UNS memenangi tiga kategori yakni tunggal putri, regu putri, dan regu putra.

Bahkan, kontingen B UNS juga meraih satu medali perak pada kategori regu putri dan satu medali perunggu kategori tunggal putri.

Pada ajang yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-45 UNS itu, dua kontingen diturunkan UNS. Kontingen A menyabet tiga medali emas yang dipersembahkan tunggal putri (Anisa Nugraha Ningtyas), regu putri (Avona Rara Safitri, Mutiara Nurul Khotimah, Lintang Rikke Hapsari) dan regu putra (Ardan Syaifudin, Bayu Triono, Zulfikri Maulana Hafidz).

Sementara itu, kontingen B menyabet satu medali perak dari kategori regu putri (Riska Indriaswuri, Hasna Salekha, Adelia Rahma Danty) dan satu medali perunggu dari kategori tunggal putri (Deboretta Indriaulia).

Raihan ini melebihi target yang ditetapkan Pembina UKM Pencak Silat UNS, Dr. Rony Syaifullah “Ini melebihi target yang kami canangkan. Kami menargetkan dua emas dari juri internasional dan dengan penilaian objektif,” ujarnya dikutip dari laman UNS di uns.ac.id, Jumat (21/5).

Prestasi ini tidak lepas dari kerja keras para atlet pencak silat UNS. Lebih lanjut, Dr. Rony menuturkan bahwa para atlet yang diterjunkan sudah mempersiapkan ajang ini selama dua bulan secara intensif.

“Bahkan waktu Ramadan kemarin juga hampir setiap hari latihan. Dari 4 nomor yang dipertandingkan, UNS memenangkan tiga kategori. Satu emas yang lepas dari kita diperoleh atlet Thailand. Harapan kami tiga emas itu bisa berkontribusi pada pencapaian UNS terutama memenuhi IKU UNS,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kompetisi International Virtual Pencak Silat Championship 2021 diselenggarakan UNS dengan hanya mempertandingkan nomor tunggal dan regu. Hal ini karena disesuaikan dengan kondisi pandemi yang membatasi interaksi fisik terutama untuk para atlet.

Semua peserta pun tidak ada yang bertemu fisik karena semua penjurian didasarkan pada video yang dikirimkan. Kompetisi ini diikuti oleh 9 negara dengan 29 tim internasional dan 118 atlet yang terlibat. Sepuluh tim berasal dari luar negeri, sedangkan 19 tim lainnya dari Indonesia.

Sejumlah perguruan tinggi yang ikut berpartisipasi, di antaranya Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Lampung, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Ivet Semarang, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Universitas Negeri Jakarta.

Selanjutnya ada Universitas Negeri Surabaya dan sebagainya. Sementara itu, kesembilan negara terdiri atas Aljazair, Brunei Darussalam, Jepang, Singapura, India, Filipina, Thailand, Pakistan, dan Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini