Segera Daftar Beasiswa untuk Pendidikan Vokasi, Ini Link Pendaftarannya

Neneng Zubaidah, Koran SI · Jum'at 21 Mei 2021 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 65 2413674 segera-daftar-beasiswa-untuk-pendidikan-vokasi-ini-link-pendaftarannya-rws02M8GUe.jpg Foto: Neneng Zubaidah

JAKARTA - Kemendikbudristek mengadakan program beasiswa untuk pendidikan tinggi vokasi. Beasiswa ini terbagi dua yakni untuk beasiswa gelar dan nongelar. 

Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Ahmad Saufi mengatakan, beasiswa gelar dan non gelar untuk pendidikan vokasi di tahun ini diadakan dengan kolaborasi dengan LPDP.

Menurutnya, untuk beasiswa gelar terbagi untuk beasiswa S1 dan D4 untuk calon guru SMK, beasiswa S2 dalam dan luar negeri untuk calon dosen perguruan tinggi vokasi dan beasiswa S3 dalam dan luar negeri bagi dosen perguruan tinggi yang sudah eksisting. 

Baca juga: Pemerintah Jamin Pendidikan Anak-Anak Awak KRI Nanggala-402 Sampai S1

"Beasiswa gelar dan nongelar ini ada 9 skema. Sebagai perwujudan kementerian untuk meningkatkan kualitas SDM yang unggul," katanya pada diskusi Program Beasiswa Pendidikan Vokasi Indonesia 2021 di Jakarta, Jumat (21/5/2021).

Sedangkan untuk beasiswa non gelar terdiri atas bridging course vokasi. magang bersertifikat, pabrik wirausaha, studi independen mahasiswa untuk mikrokredensial, magang dosen ke perguruan tinggi dan industri.

Baca juga: Catat! 21 Kampus Ini Siap Tampung Santri Berprestasi

Selain itu juga ada magang tenaga pendidik di perguruan tinggi vokasi, sertifikasi dosen dan tenaga kependidikan, riset keilmuan terapan dalam negeri dan project based learning bagi siswa dan guru.

Dari paparan yang diberikan, untuk mendaftar ke program beasiswa ini bisa mengunjungi laman beasiswa.vokasi.kemdikbud.go.id dan juga ke laman beasiswa.kemdikbud.go.id.

Saufi menjelaskan, melalui beasiswa ini Kemendikbudristek ingin meningkatkan jumlah guru produktif di SMK yang saat ini masih kurang. Selain kuantitas juga untuk meningkatkan kualitas insan vokasi yang ada di Indonesia.

"Dan juga tantangan untuk menjawab dari segi relevansi. Tantangan untuk menciptakan insan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri," pungkasnya.neneng zubaidah 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini