Universitas Sebelas Maret Resmikan UNS I-Hub untuk Kembangkan Ekosistem Startup

Neneng Zubaidah, Koran SI · Senin 24 Mei 2021 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 65 2414647 universitas-sebelas-maret-resmikan-uns-i-hub-untuk-kembangkan-ekosistem-startup-HkH4q3rk43.jpg Universitas Sebelas Maret (UNS).(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta meresmikan inkubator bisnis yang dikenal dengan UNS Innovation Hub (I-Hub). UNS I-Hub akan memfasilitasi pengembangan ide baru, penyaluran kreativitas, serta akselerasi inovasi dengan agenda utama yakni pengembangan ekosistem bisnis dan inkubasi startup.

UNS i-hub merupakan sebuah divisi di bawah Direktorat Inovasi dan Hilirisasi yang mewadahi aktivitas komersialisasi hasil-hasil riset dan inovasi. UNS I-Hub hadir dari keterbacaan peluang yang ditangkap oleh UNS khususnya di bidang kreativitas dan inovasi. Saat ini, bidang tersebut dinilai sebagai kunci utama kemajuan suatu bangsa.

Kampus dengan sumber daya intelektual kompeten memiliki potensi besar untuk memanfaatkan peluang tersebut. Akan lebih optimal lagi jika potensinya dikelola dengan baik dan dikaitkan dengan industri sehingga dapat menciptakan ekosistem bisnis baru.

Baca Juga: 2 Penelitian Siswa Indonesia Raih 3 Award ISEF 2021

“UNS Innovation Hub merupakan media pertemuan antara inovator, investor, dan sebagainya. Dari situ maka akan berkembang ide-ide baru, talent scouting dari calon tenan yang bisa menyalurkan kreativitas dan inovasinya di dalam UNS Innovation Hub,” ujar Wakil Rektor Riset dan Inovasi UNS, Prof. Kuncoro Diharjo dikutip dari laman resmi UNS di uns.ac.id, Senin (24/5).

Berdasarkan fungsinya, UNS I-Hub mengembangkan model bisnis terstruktur yang terbagi menjadi tiga fase, yaitu fase pre-incobation, incubation, dan post incubation.

Fase pre-incubation merupakan fase yang bertujuan untuk membangun ekosistem startup, talent scouting, RG dan lab, serta membangun kolaborasi baik dengan komunitas maupun mitra.

Sementara fase incubation bertujuan untuk mengembangkan talenta individu, seperti pengembangan ide, potensi, alih teknologi dan bisnis hingga membangun sustainable startup.

“Di inkubasi ini produk-produk yang diinkubasi bersama para tenannya betul-betul diuji supaya bisa lolos ke pasar dan juga supaya bisa sustain,” jelas Prof Kuncoro.

Setelah masa inkubasi selesai, terdapat dua output penting bagi UNS terkait dengan Indikator Kinerja UNS (IKU) yaitu menghasilkan lulusan yang berwirausaha dan juga menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Oleh karena itu, fase terakhir yakni post incubation bertujuan untuk mengakselerasi pengembangan startup melalui pengenalan pasar dan investor.

UNS I-Hub juga berkomitmen dalam menciptakan budaya startup dan budaya berwirausaha di UNS. Sebagai wujud komitmennya, UNS i-hub menghadirkan dua program yakni Pengembangan Hasil Riset dan Inovasi (PHRI) Batch II dan Program Semesta 2021.

PHRI Batch II berfokus pada penarikan hasil riset peneliti yang berasal dari mahasiswa, tendik di laboratorium, dan dosen. Sementara untuk Program Semesta 2021 bertugas untuk melakukan pengembangan budaya startup di UNS dan proses inkubasi yang akan diterapkan oleh Divisi Startup dan Inkubasi.

“Harapan kita, UNS I-Hub mampu mendorong, mengakselerasi, dan menghadirkan produk-produk dari hasil riset dan inovasi kepada masyarakat maupun kepada industri atau user,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini