Mobil Pikap Angkut Ibu-Ibu Pulang Arisan Tabrak Pohon di Malang, 7 Tewas

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 26 Mei 2021 20:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 26 519 2415908 mobil-pikap-angkut-ibu-ibu-pulang-arisan-tabrak-pohon-di-malang-7-tewas-eiTdnOJTYB.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MALANG - Kecelakaan maut terjadi di Desa Wringinanom, Poncokusumo, Kabupaten Malang. Sebanyak 7 orang penumpang warga Desa Ledoksari, Tumpang tewas. 

Dari informasi yang dihimpun, 7 orang ini menjadi bagian dari 24 orang warga Desa Ledoksari yang menaiki mobil pikap terbuka saat pulang arisan, Rabu (26/5/2021) siang. 

Namun saat melintasi Jalan Raya Wringinanom, diduga mobil pikap mengangkut para ibu-ibu dan anak-anaknya hilang kendali akibat rem blong. Mobil pikap pun menabrak pohon di sekitar Poncokusumo, Kabupaten Malang. 

Baca juga: Tragis! Mekanik Tewas Ditabrak Tronton saat Perbaiki Bus Mogok di Tol Cipularang

Ironisnya, para korban kecelakaan maut di Poncokusumo, Kabupaten Malang ini, sebelum kecelakaan sempat mengabadikan foto melalui ponselnya dan tersebar melalui pesan berantai di WA.

Kanit Laka Lantas Polres Malang Ipda Agus Yulianto membenarkan adanya kejadian kecelakaan maut ini. 

Baca juga: Truk PT Pos Terjun Bebas ke Jurang, Sopir Tewas Ditempat

"Benar memang informasi demikian. Informasi awal setidaknya ada 5 orang meninggal,” ucap Agus saat dikonfirmasi pada Rabu sore.

Ia menambahkan, hingga Rabu sore ini pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sementara korban yang tewas dan luka dievakuasi ke rumah sakit.

Sementara itu Relawan RS Sumber Sentosa Rudi Purwanto menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil pikap disalip mobil lain diduga hilang kendali karena rem blong. 

"Kemudian yang pikap diisi 24 orang dengan anak-anak itu mengalami kemungkinan rem blong. Jadi di tempat kejadian tidak ada bekas rem, jadi kemungkinan rem blong dari atas," ucap Rudi Purwanto ditemui di ruang jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA).

Dari kejadian ini total dikatakan Rudi ada tujuh orang meninggal dunia, terdiri dari 6 orang ibu - ibu dan satu orang balita. Empat orang di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan tiga orang lainnya meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

“Ada tujuh orang di sana, tujuh meninggal, rata-rata meninggal semua. Balita satu orang. Sempat menjemput ke TKP dan mengantar ke rumah duka. Kalau meninggal di TKP empat orang, menyusul di RS dua orang, dan di perjalanan menuju rujuk satu orang, total tujuh orang," tukasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini