Pemimpin Hamas: Membunuh Saya Adalah Hadiah Terbesar yang Bisa Diberikan Israel

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 27 Mei 2021 18:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 27 18 2416376 pemimpin-hamas-membunuh-saya-adalah-hadiah-terbesar-yang-bisa-diberikan-israel-GIuey0qhF9.jpg Pemimpin Hamas di Gaza Yehya Sinwar. (Foto: Reuters)

GAZA – Pemimpin Hamas di Gaza pada Rabu (26/5/2021) untuk pertama kalinya berpidato di depan publik sejak konflik 11 hari dengan Israel yang menewaskan ratusan warga Palestina. Dalam penampilan perdana itu, Yehya Sinwar menantang Israel untuk menghabisi nyawanya, mengatakan bahwa itu akan menjadi “hadiah terbesar” yang bisa diberikan rezim Zionis kepadanya.

“Hadiah terbesar yang bisa diberikan Israel kepada saya adalah dengan membunuh saya,” kata Sinwar sebagaimana dilansir RT. Dia mengatakan lebih memilih tewas sebagai martir daripada meninggal karena sakit.

BACA JUGA: Pemimpin Hamas: Lebih Baik Mati Dibom Israel Daripada Meninggal karena Covid-19

"Saya lebih suka mati sebagai martir karena F-16 daripada mati karena virus corona atau penyakit (lain)."

Israel telah menjadikan Sinwar sebagai target dalam serangkaian serangan udara ke Gaza selama konflik 11 hari antara Hamas dan Israel. Rumah Sinwar termasuk di antara target-target serangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) selama konflik, tetapi pemimpin Hamas itu luput dari pengeboman dan tak mengalami luka-luka.

Dia diduga berada di rangkaian terowongan bawah tanah Gaza selama konflik.

BACA JUGA: Hamas Berjanji Tak Sentuh "Satu Sen Pun" Bantuan untuk Gaza

Menurut otoritas kesehatan, setidaknya 254 orang, termasuk 66 anak-anak, tewas di Gaza ketika Israel membombardir wilayah Palestina dari udara, darat dan laut selama 11 hari. Setidaknya 12 orang, termasuk dua anak, tewas di Israel akibat serangan roket yang dilakukan oleh Hamas dan kelompok bersenjata lainnya yang berbasis di Gaza, kata pihak berwenang Israel.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini