Astaga! Kakek 60 Tahun Cabuli Bocah ABG 30 Kali di Toilet Restoran

Lukman Hakim, Koran SI · Kamis 27 Mei 2021 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 27 519 2416342 astaga-kakek-60-tahun-cabuli-bocah-abg-30-kali-di-toilet-restoran-Pjl1CYI48f.jpg Kakek cabuli ABG. (Foto: Lukman Hakim)

SURABAYA – Salamun, seorang kakek berusia 60 tahun tega menyetubuhi Bunga (bukan nama sebenarnya), gadis berusia 13 tahun. Guna memuluskan aksinya, pelaku mengiming-imingi korban dengan uang senilai Rp100-Rp150 ribu.

Tambah ironis, kakek yang berprofesi sebagai sekuriti di lapangan futsal itu telah merudapaksa korban sebanyak 30 kali, sejak April 2019 hingga 23 Mei 2021. Salamun biasanya mencabuli korban di toilet salah satu restoran di Surabaya.

Selain memberi uang kepada korban, pelaku juga mengancam jika tidak menuruti kemauannya, akan diguna-guna agar sulit mendapat jodoh dan alat kelaminnya akan merasa kesakitan. Saat ini, Salamun harus meringkuk di balik jeruji besi Polrestabes Surabaya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca juga: Cabuli Anak, 2 Pria di Samosir Ditangkap Polisi

Dengan wajah tertunduk, Salamun mengaku bahwa tidak ada korban lain yang dia cabuli selain Bunga. Salamun juga membantah jika dirinya telah mencabuli maupun memperkosa gadis bau kencur tersebut. Salamun berdalih tak ada pemaksaan terhadap korban.

“Setelah ‘main’ saya kasih Rp100.000 sampai Rp150.000,” kata Salamun di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (27/5/2021).

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ambuka Yudha menyatakan, korban merupakan tetangga tersangka. Biasanya, tersangka mencabuli korban pada sore hari.

Baca juga: Cabuli Wanita saat Ritual, Oknum Pemuka Hindu Dituntut 6 Tahun Penjara

‘Tersangka telah mengaku dan akan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka juga tidak ada kelainan dan sehat secara rohani dan jasmani,” katanya.

Dalam perkara ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu handphone, triplek dan bantal. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU. Ancaman hukumannya, pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini