Perbaiki Lift Rusak di Hotel, Mekanik Tewas Terjepit

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 28 Mei 2021 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 519 2416881 perbaiki-lift-rusak-di-hotel-mekanik-tewas-terjepit-IDNA4clHCM.jpg Mekanik tewas terjepit saat perbaiki lift rusak di hotel. (Foto : Ist)

MALANG - Seorang mekanik lift terjepit hingga tewas saat memperbaiki lift di hotel berbintang tiga di kawasan Letjen S Parman, Kota Malang, Jawa Timur. Korban diketahui Suprihandi Tjahjanta (54), warga Jalan Lodan 41 B, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Teguh Budi Wibowo, membenarkan kejadian kecelakaan kerja yang mengakibatkan satu pekerja meninggal dunia di hotel tersebut. Namun, Teguh tak mengetahui secara pasti kronologi kejadiannya, mengingat saat ia dan tim Pemadam Kebakaran, PMI, kepolisian, dan BPBD tiba di hotel, korban sudah pada posisi terjepit di lift.

"Betul, kami menerima laporan jam setengah mengenaskan 09.30 WIB, menurut info awal korban maintenance lift karena ada laporan lift mati. Kemudian berusaha untuk membetulkan lift tersebut, entah kenapa terjatuh, atau lift tiba-tiba jalan kami juga nggak tahu," ucap Teguh saat dihubungi MNC Portal Indonesia, pada Jumat siang (28/5/2021).

Ia memastikan korban yang meninggal itu bukan pengunjung hotel, melainkan mekanik lift yang tengah memperbaiki adanya kerusakan di lift.

"Itu lift pekerja, bukan (pengunjung), itu pekerja yang sedang perbaikan, dipastikan pekerja. Korban hanya satu orang di dalam lift. Masih terjebak di lantai satu atau dua, saya nggak tahu, saya nggak paham," ucap Teguh.

Ia menjelaskan, posisi korban saat berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.00 WIB beberapa anggota tubuhnya, seperti leher, kaki, dan tangan, tengah terjepit lift, dengan sejumlah luka berdarah, yang mengenaskan.

Baca Juga : Ibu di Surabaya Terjebak Selama 1 Jam Dalam Lift Rumahnya

"Yang jelas korban terjepit mulai dari bawah leher, kemudian sampai kaki sebelah kiri ke bawah, kaki kanan tertinggal di atas, sama tangan kirinya tangan tersangkut di pintu lift," tuturnya.

Karena itulah, Teguh bersama 11 orang tim gabungan perlu berhati-hati mengeluarkan jasad Suprihandi Tjahjanta. Mengingat posisi jasad korban yang terjepit lift bisa semakin parah bila tak cermat mengevakuasi.

"Kurang lebih dua jam baru terevakuasi secara sempurna, karena kalau kita buru - buru takutnya kondisi jenazah juga rusak, naik rusak, diturunkan rusak, upaya kita bagaimana memperkecil kerusakan tubuh dari si korban," bebernya.

Usai dievakuasi sekitar pukul 12.00 WIB, jasad korban dibawa ke ruang forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) guna proses autopsi dan penyelidikan lebih lanjut. Untuk sementara kasus dugaan kecelakaan kerja ini ditangani tim Polresta Malang Kota untuk penyelidikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini