Guru Ingin Dapat Beasiswa Dalam dan Luar Negeri, Ini Syaratnya

Neneng Zubaidah, Koran SI · Jum'at 28 Mei 2021 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 65 2416631 guru-ingin-dapat-beasiswa-dalam-dan-luar-negeri-ini-syaratnya-kNBtshPaDi.jpg Beasiswa untuk guru.(Foto:Ist)

JAKARTA - Kemendikbudristek telah meluncurkan beberapa program beasiswa yang bekerjasama dengan LPDP. Salah satu program beasiswa yang dibuka adalah beasiswa untuk guru untuk jenjang magister (S2) untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Dikutip dari laman beasiswa.kemdikbud.go.id, Kamis (27/5), sasaran program beasiswa ini adalah guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah dengan status pegawai tetap pada jenjang Paud, SD, SMP dan SMA di lingkungan Kemendikbudristek.

Beasiswa ini adalah untuk jenjang S2 (magister) diluar negeri yang dilaksanakan secara daring (online) dan S2 didalam negeri yang dilaksanakan secara luring di perguruan tinggi terbaik yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi UI Raih Gelar Juara 1st Winner Case Report Competition Asia Pasifik

Komponen Pendanaan:

1 Magister Dalam Negeri

a. Dana Pendidikan

- Dana pendaftaran

- Dana SPP

- Dana tunjangan buku (per tahun)

- Dana bantuan tesis

- Dana bantuan seminar internasional

- Dana bantuan publikasi jurnal internasional.

b. Dana Pendukung

- Dana asuransi kesehatan

- Dana hidup bulanan

2 Magister Luar Negeri (online)

a. Dana Pendidikan

- Dana pendaftaran

- Dana SPP

- Dana tunjangan buku (per tahun)

- Dana bantuan tesis

- Dana bantuan seminar internasional

- Dana bantuan publikasi jurnal internasional

b. Dana Pendukung

- Dana asuransi kesehatan

- Dana hidup bulanan

Kebijakan Beasiswa:

1. Program beasiswa Magister (S2) dalam negeri dilaksanakan pada perguruan tinggi dan program studi dengan akreditasi A.

2. Program S2 luar negeri dilaksanakan melalui

daring (online) di University of People, California, USA.

3. Sudah memiliki LoA Unconditional atau sedang menempuh studi pada semester satu (1) tahun akademik 2021/2022 dan tidak sedang berstatus tugas belajar.

Penyaluran Beasiswa:

1. Komponen beasiswa yang berupa dana pendidikan disalurkan secara langsung ke rekening perguruan tinggi.

2. Komponen beasiswa selain dana pendidikan disalurkan secara langsung ke rekening penerima beasiswa.

3. Penyaluran komponen beasiswa sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan angka 2 dilakukan oleh LPDP melalui Bank Penyalur yang ditetapkan.

Persyaratan Umum:

1. WNI

2. Terdaftar di Dapodik

3. Sudah mengajar paling sedikit 2 tahun berturut-turut

4. Telah menyelesaikan studi program D4 atau S1 untuk beasiswa magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi oleh BAN-PT

b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri

c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui Ditjen Dikti atau Kedubes RI di negara asal perguruan tinggi.

5. Melampirkan surat rekomendasi (format terlampir) sebagai berikut:

a. Surat rekomendasi dari atasan

b. Surat rekomendasi dari perguruan tinggi asal

6. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:

a. Kelas eksekutif

b. Kelas khusus

c. Kelas karyawan

d. Kelas jauh

e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk

f. Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri

g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.

7. Menyampaikan surat keterangan sehat/bebas narkoba

8. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran daring

9. Menulis komitmen kontribusi ke instansi asal pasca studi

Persyaratan Khusus:

1. Mengunggah dokumen Letter of Admission/Acceptance (LOA) yang sesuai prodi dan perguruan tinggi tujuan pada aplikasi pendaftaran

2. Melampirkan SK Penetapan PNS

3. Melampirkan Esai (personal statement)

4. Melampirkan surat persetujuan penugasan

5. Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari dinas pendidikan bagi guru PNS dan dari yayasan bagi guru tetap yayasan

6. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format terlampir)

7. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember tahun pendaftaran yaitu maksimal berusia 35 tahun

8. Mengunggah dokumen IPK jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3m0 yang telah dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir

9. Mengunggah dokumen sertifikasi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:

- Pendaftar tujuan magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEIC 630, iBT® 61, IELTS 6.0, TOAFL 500

- Pendaftar tujuan magister luar negeri negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 550, TOEIC 800, iBT® 80, IELTS 6.5, TOAFL 550

- Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

10. Pendaftar yang telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan perguruan tinggi tujuan dan program studi tujuan

11. Pendaftar dimaksud harus sudah menempuh studi pada semester 1 (semester ganjil tahun akademik 2021/2022) sesuai perguruan tinggi dan prodi tujuan dalam daftar program dan tidak sedang berstatus tugas belajar.

Pendaftaran:

Pendaftaran dibuka pada :

- 2 Mei 2021 sampai dengan 31 Oktober 2021 untuk magister di perguruan tinggi luar negeri

- 2 Mei 2021 sampai dengan 30 Juni 2021 untuk program magister di perguruan tinggi dalam negeri

Cara Mendaftar

1. Pendaftar yang sudah menerima LoA dan memenuhi kriteria dapat mendaftar secara online melalui laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id

2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.

Informasi mengenai cuti dalam masa pendidikan, pembatalan sebagai penerima beasiswa, sanksi dan pengelolaan alumni dapat dilihat selengkapnya di laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/ pada menu pendaftaran beasiswa S2/S3 non dosen.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini