Asyik Ngevlog, Wisatawan di Malang Tewas Terjatuh dari Tebing Setinggi 15 Meter

Avirista Midaada, Okezone · Senin 31 Mei 2021 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 519 2417814 asyik-ngevlog-wisatawan-di-malang-tewas-terjatuh-dari-tebing-setinggi-15-meter-QqUimS0VEu.jpg Petugas evakuasi jenazah wisatawan di Malang (foto: Ist)

MALANG - Dua orang wisatawan asal Gresik dilaporkan terseret ombak di Pantai Kondang Merak Malang, saat tengah membuat video di tebing tak jauh dari bibir pantai.

Dari informasi yang dihimpun dua wisatawan bernama Nur Hakim warga Gresik dinyatakan tewas, sedangkan satu orang lainnya Moch. Ali Masjid (32) warga Jalan Kyai Sahlan 33 /16 RT 15 RW 4, Desa Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar, mengalami patah tulang kaki dan bahu.

Baca juga:  Tiga Wisatawan Pantai Batu Bengkung Ditelan Ombak saat Selfie, Satu Ditemukan Tewas

Kanit Gakkum Polair Polres Malang, Iptu Yoni Pribadi membenarkan adanya informasi adanya dua wisatawan di Pantai Kondang Merak Malang yang terseret ombak. Keduanya saat kejadian tengah mengambil video di bukit karang setinggi 15 meter di bibir pantai.

"Benar, ada dua wisatawan yang terseret ombak saat itu keduanya tengah mengambil video di batu karang, kejadiannya sekitar pukul 11.00 WIB," ucap Yoni Pribadi saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.

Baca juga:  Aksi Petugas Damkar Selamatkan Kucing di Kali Bikin Warganet Terharu

Yoni menerangkan, awalnya kedua wisatawan ini Pantai Banyu Meneng tiba pada Sabtu 29 Mei 2021 pukul 21.00 WIB. Keduanya bersama rekannya kemudian menginap dengan tenda di area Pantai Banyu Meneng.

Pada Minggu paginya, mereka menelusuri Pantai Banyu Meneng hingga masuk wilayah Jembatan Panjang Tanjung Sirab (JBTS), bersama satu orang saudara dan temannya.

"Mereka semuanya kemudian naik ke Gunung Tanjung Sirap, dua orang korban ini turun ke tebing di bibir untuk membuat video, tiba - tiba mereka terhempas ombak dan terjatuh dari tebing dengan ketinggian 15 meter," terang dia.

Yoni menambahkan, korban bernama Moch. Ali Mas'ud berhasil menyelamatkan diri, meski mengalami luka cukup parah. Sedangkan rekannya Nur Hakim ditemukan nelayan sekitar pada Minggu sore dengan kondisi tak bernyawa.

"Korban bernama Nur Hakim dievakuasi tim gabungan pada pukul 14.36 WIB dan dibawa ke Puskesmas Bantur. Selanjutnya dibawa ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang," bebernya.

Sedangkan satu korban yang mengalami luka parah dan patah tulang dievakuasi dan kini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

Kejadian dua orang wisatawan yang hilang ditelan ombak ini merupakan kali kedua di kawasan pantai Malang selatan. Sebelumnya pada 26 Mei 2021 lalu 6 wisatawan di Pantai Batu Bengkung juga hilang ditelan ombak saat mengambil foto selfie.

Dari enam wisatawan baru 4 wisatawan yang ditemukan, 3 orang ditemukan dalam kondisi tewas, 1 orang ditemukan dalam keadaan kritis, sedangkan 2 orang lainnya masih dalam pencarian tim pencari gabung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini