Edy Rahmayadi: Saya Takziah ke Orang Meninggal, Banyak Warga Tak Mau Pakai Masker

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Senin 31 Mei 2021 21:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 608 2418204 edy-rahmayadi-saya-takziah-ke-orang-meninggal-banyak-warga-tak-mau-pakai-masker-Njc7dMHamV.jpg Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (Foto: iNews)

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyebut masyarakat di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan, belum sepenuhnya sadar akan pentingnya penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Itu terlihat dari masih banyaknya masyarakat yang beraktifitas di keramaian tanpa menggunakan masker.

"Saya tadi dari tempat orang meninggal. Saya takziah di situ. (Banyak) Orang tak mau pakai masker. Tak mau dia mengatur jarak. Kalau caranya begini, berapa pun kamar (rumah sakit) yang kita siapkan, tak akan mampu menampung pasien," kata Edy memberikan arahan kepada tenaga kesehatan RS Martha Friska Multatuli yang kembali beroperasi sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, Senin (31/5/2021).

Di Sumatera Utara sendiri, kata Edy, berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 jumlah kasus Covid-19 mulai melandai. Namun masih terlalu riskan untuk mengabaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Tolong sampaikan kepada seluruh rakyat, patuhi 3M. Menggunakan masker, mengatur jarak dan mencuci tangan dengan benar,"tambahnya.

Baca Juga : Lagi, 5 Warga Perumahan Griya Melati Bogor Terpapar Covid-19

Di sisi lain, Edy mengapresiasi isolasi lingkungan yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Medan di dua lokasi. Ia menyebut isolasi lingkungan itu menjadi bukti Pemerintah Kota Medan telah bekerja secara baik.

"Isoliasi lingkungan sangat bagus. itu lah gunanya wali kota dan bupati bekerja. Karena rakyat di kelurahan dan kecamatan itu bukan di bawah pemprov. Tapi di bawah bupati dan wali kota. Kita hanya turun kalau bupati dan wali kotanya kesulitan melakukan penanganan. Kita sifatnya mensupport," tegasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini