Janda Penjual Bunga Ditemukan Tewas di Kuburan, Celananya Melorot

Era Neizma Wedya, iNews · Senin 31 Mei 2021 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 610 2417806 janda-penjual-bunga-ditemukan-tewas-di-kuburan-celananya-melorot-6lbDZpCDwg.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

PALEMBANG - Seorang janda berinisial A (45) ditemukan tewas di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Soak Simpur, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Mayat korban ditemukan dalam kondisi telungkup dengan kepala berdarah, dan celana melorot.

Informasi yang dihimpun, korban yang dikenal sebagai penjual bunga di area pemakaman itu ditemukan warga pada Minggu (30/5/2021) sekitar pukul 06.00 WIB. Mayat korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang untuk divisum.

Bibi korban, Husma (61), mengaku mendapatkan informasi penemuan mayat tersebut dari ketua RT setempat. Setelah melihat langsung, ia memastikan jika sosok tersebut benar merupakan keponakannya.

"Saat saya tiba di lokasi tubuhnya telungkup dan kepalanya berdarah ditutupi pakai kain. Korban masih mengenakan baju, tapi celananya melorot," katanya.

Menurutnya, korban sejak sekitar 3 bulan terakhir memang tinggal di pondok kayu yang ada di area TPU sembari menjual bunga untuk para peziarah yang datang.

Baca Juga : Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Kamar Hotel Menteng

"Korban juga stres sejak ditinggal suaminya lima bulan lalu," katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, membenarkan adanya penemuan sesosok mayat wanita di area TPU Soak Simpur. Menurutnya, kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

"Sampai saat ini anggota masih melakukan penyelidikan," katanya.

Sementara itu, dokter forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang, dr Mansuri, mengatakan dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan ditemukan sejumlah luka di bagian kepala korban.

Baca Juga : Ada Kondom dan Pakaian Dalam Dekat Mayat Wanita di Kamar Hotel Menteng

"Ada enam luka akibat benda tumpul di kepalanya. Sementara terkait dugaan pemerkosaan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini