Hari Lahir Pancasila: Momen Introspeksi Komitmen Kebangsaan

Tim Okezone, Okezone · Selasa 01 Juni 2021 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 01 65 2418458 hari-lahir-pancasila-momen-introspeksi-komitmen-kebangsaan-q8CKBcOOke.jpg foto: ist

JAKARTA – Setiap tanggal 1 Juni, Bangsa Indonesia memperingati hari yang sangat penting. Pasalnya, 76 tahun silam Presiden Soekarno berpidato di sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

(Baca juga: Kisah Ajaib Prajurit Kopassus Selamat dari Ledakan Granat di Palagan Timor)

Direktur Pusat Kajian Pancasila (Pusaka Pancasila) Universitas Jakarta, Fakhruddin Muchtar, mengatakan peringatan Kelahiran Pancasila sebagai momen introspeksi terkait komitmen kebangsaan.

“Beberapa bulan terakhir, komitmen kebangsaan Indonesia kembali diuji oleh berbagai gerakan yang mengancam keutuhan bangsa. Komitmen untuk berbangsa satu masih terus dirongrong oleh isu perpecahan,” ujar Fakhruddin, Selasa (1/6/2021).

(Baca juga: Mengintip Teknik Infiltrasi Berbahaya Kopaska Melalui Peluncur Torpedo Kapal Selam)

Dikatakannya, salah satu isu yang terus mengemuka adalah keagamaan. Padahal jika masyarakat kembali pada semangat Pancasila yang dicetus Soekarno, khususnya Ketuhanan Yang Maha Esa, hal tersebut tidak seharusnya terjadi.

“Pada pidato 1 Juni 1945 yang lalu menjadi penanda Hari Kelahiran Pancasila, Soekarno menjelaskan bahwa esensi ketuhanan kita adalah ketuhanan yang berkebudayaan,” ungkapnya.

Lebih jauh Fakhruddin menjelaskan bahwa ketuhanan berkebudayaan yang dimaksud adalah ketuhanan yang berbudi pekerti luhur, ketuhanan yang saling menghormati satu sama lain.

“Karena itu, hari ini seharusnya menjadi momen introspeksi, sejauh mana cara keberagaman kita masih sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Sebab cara bertuhan adalah salah satu penentu dalam menjaga keutuhan,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini