4 Kurir Sabu di Sleman Ditangkap, Satu Tersangka Diduga Polisi

Priyo Setyawan, Koran SI · Kamis 03 Juni 2021 21:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 510 2419786 4-kurir-sabu-di-sleman-ditangkap-satu-tersangka-diduga-polisi-d7h0zZ1c5Z.jpg Empat kurir sabu ditangkap, salah seorang di antaranya diduga oknum polisi. (Priyo Setiawan)

SLEMAN - Polres Sleman menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba jenis sabu. Keempat orang itu adalah WD (26), warga Karanganyar, serta MA (32), RYA (28), dan FH (42) ketiganya asal Malang, Jawa Timur. Tersangka FH menurut informasi diduga oknum polisi yang berdinas di luar Yogyakarta.

Mereka ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda. MA dan RY ditangkap di depan minimarket berjejaring di wilayah Sragen, Minggu (16/52021) pukul 12.00 WIB. WD di Gondangrejo, Karanganyar, Pukul 13.00 WIB dan FH di Malang, Selasa (18/5/2021) pukul 16.00 WIB

Petugas juga mengamankan sabu yang dikemas dalam beberapa plastik warna putih total seberat 4,012 kilogram (kg), tiga bong, alat isap, klip isi sabu, airgun, dan satu senjata yang diduga rakitan sebagai barang bukti.

Kapolres Sleman, AKBP Anton Firmanto mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi adanya peredaran sabu di wilayah Sleman. Petugas menindaklanjuti dengan melakukan penyeldikan. Dari pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) akhirnya berhasil mengamankan MA dan RY di depan minimarket berjejaring di wilayah Sragen, Minggu (16/5/2021) pukul 12.00 WIB.

Satu jam kemudian, petugas menangkap WD di Gondangrejo Karanganyar, Jawa Tengah.

"Dari informasi ketiganya, petugas kembali menangkap, FH di Malang, Selasa (18/5/2021) pukul 16.00 WIB, " kata Anton saat jumpa pers di Mapolres Sleman, Kamis (3/6/2021).

Dari pemeriksaan para tersangka ini berperan sebagai kurir dengan imbalan awal Rp25 juta dan dijanjikan akan diberikan lagi jika sabu berhasil dikirim. Mereka juga diberikan imbalan berupa sabu.

Baca Juga : Bareskrim Bongkar Penyelundupan 45 Kg Sabu dari Malaysia

"Dalam kasus ini para tersangka dijerat pasal 114 ayat 2, pasal 132, pasal 112 ayat 2 dan pasal 127 ayat 1a UU No 35/2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun dan denda Rp10 miliar,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Ronny Prasadana menambahkan, para pelaku merupakan sindikat narkoba jaringan internasional. Sabu yang mereka dapatkan dari China yang turun ke Malaysia kemudian ke Jawa Timur dan diedarkan Jateng dan DIY.

"Mereka sudah berkali-kali menjadi kurir sabu. Mereka mengirim sabu sesuai dengan permintaan pembelinya," katanya.

Mengenai adanya keterlibatan oknum, Ronny enggan berkomentar. Namun pihaknya sudah melibatkan Propam terkait kasus tersebut.

Baca Juga : Sembunyikan Sabu di Dalam Bra, Nenek 62 Tahun Ditangkap Polisi

"Kita dalami terkait narkobanya dulu, bukan profesinya. Terkait keterlibatan oknum, akan diekspos oleh pimpinan kita, kami fokus ke perbuatan mereka," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini