Terungkap! Paman Perkosa Keponakan di Sragen Juga Rekam Video Anaknya Mandi

Agregasi Solopos, · Jum'at 04 Juni 2021 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 512 2420315 terungkap-paman-perkosa-keponakan-di-sragen-juga-rekam-video-anaknya-mandi-KvbGe6Raoo.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SRAGEN - Fakta baru kasus pemerkosaan SP (40), seorang paman terhadap keponakannya sendiri, R (16) hingga hamil di Kecamatan Sragen, mengungkap fakta baru.

Akibat terlalu lama ditinggal istri bekerja sebagai TKW, SP jadi kesulitan untuk menyalurkan kebutuhan biologisnya. Sembilan tahun ditinggal istri bekerja di luar negeri, SP kerap menunjukkan gelagat yang aneh.

Rumah SP dan R memang berhadap-hadapan. Sejak kecil, R sudah berteman dengan anak SP, I. Keduanya kerap bermain bersama di rumah SP.

Baca juga: Astaga! Paman di Sragen Berulang Kali Perkosa Keponakan Sejak SD, Korban Kini Hamil 4 Bulan

Saat R bermain di rumah SP, timbul niat jahatnya. SP tega memaksa R melakukan hubungan layaknya suami istri. Ironisnya, aksi bejat itu dilakukan SP di hadapan anaknya sendiri, I. 

“Saat itu, R masih kelas VI SD. Dia dibekap mulutnya hingga tak bisa teriak,” ujar Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sragen, Iptu Ari Pujiantoro, saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (4/6/2021).

R yang ditinggal kedua orang tuanya merantau ke luar Jawa tinggal bersama neneknya, P (54). Kepada P, R sempat mengadukan perbuatan SP kepadanya. Namun, pada saat itu, P menganggap perkataan R itu hanya gurauan. Ia pun tidak menanggapi serius perkataan dari cucunya itu.

Baca juga: Astaga! 7 Pemuda di Bombana Gilir Gadis ABG, Baru Dipulangkan Esok Harinya

Total sudah lima kali SP mencabuli R. Terkadang SP menjanjikan imbalan uang Rp50.000 untuk membujuk dan merayu R. Hingga pada usia 16 tahun, kasus pencabulan itu baru terbongkar setelah R dinyatakan hamil. Saat itu, sang paman harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan penyidik Polres Sragen.

Tidak hanya kepada R, ternyata aksi tidak terpuji dari SP itu juga pernah dilakukan kepada I yang menjadi anaknya sendiri. Bedanya, SP tidak pernah menyetubuhi I.

Namun, secara diam-diam, SP kerap mengambil foto maupun video saat anaknya yang baru beranjak dewasa itu mandi. Pengambilan foto dan video melalui ponsel itu dilakukan SP dari atas kamar mandi.

“Anaknya sendiri juga sudah kami periksa sebagai saksi. Selama ini dia juga sudah risih dengan perbuatan ayahnya sendiri yang kerap mengambil foto atau video saat ia mandi. Bahkan, anaknya mengaku ikhlas kalau ayahnya dipenjara karena perbuatannya sendiri. Meski ayahnya salah, dia tidak membelanya,” ujar Iptu Ari Pujiantoro.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini