Anggota DPRD Banyumas Jadi Korban Penipuan Mamah Muda, Uang Rp743 Juta Raib

Antara, · Sabtu 05 Juni 2021 03:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 512 2420449 anggota-dprd-banyumas-jadi-korban-penipuan-mamah-muda-uang-rp743-juta-raib-t6xu6p2C86.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

PURWOKERTO - Seorang anggota DPRD Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berinisial AK (27) menjadi korban penipuan berkedok bisnis ekspedisi barang/jasa, sehingga mengalami kerugian hingga Rp743 juta.

"Pelaku seorang perempuan berinisial NS (32), yang dikenalnya sejak bulan September 2020," kata Kapolres Kota Banyumas, Kombes M Firman L Hakim, didampingi Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (4/6/2021).

Baca juga:  Marak SMS Pinjaman Duit! dari Dana Gaib Tanpa Tumbal hingga Jaminan, Ditawari Rp500 Juta

Dalam hal ini, kata dia, pelaku menawarkan kepada korban untuk ikut serta dalam bisnis ekspedisi barang/jasa dalam dan luar negeri serta bisnis beras, dengan perjanjian bagi hasil setiap bulannya.

Menurut dia, korban pun tergiur atas tawaran tersebut sehingga yang bersangkutan menyerahkan uang sebagai modal secara bertahap, dengan cara transfer maupun tunai dalam kurun waktu 26 September 2020 hingga 26 Mei 2021.

"Total modal yang diserahkan korban mencapai Rp743 juta. Korban sempat menerima uang bagi hasil dari pelaku setiap bulannya, yakni sejak Oktober 2020 hingga Mei 2021," katanya.

Baca juga:  Polda Metro Tangkap Kakak Beradik Sindikat Penipuan hingga Rp29 Miliar

Selain itu, kata dia, pelaku juga menjanjikan akan mengembalikan sebagian dari modal yang telah disetorkan korban pada tanggal 2 Juni 2021.

Akan tetapi hingga jatuh tempo, pelaku tidak bisa mengembalikannya dan setelah dicek ternyata merupakan bisnis fiktif, sehingga korban melaporkan kasus tersebut ke Polresta Banyumas.

Lebih lanjut, Kasatreskrim Kompol Berry mengatakan, berdasarkan laporan tersebut, pihaknya segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku berinisial NS pada hari Kamis 3 Juni 2021.

"Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, pelaku beserta barang bukti berupa satu bendel rekening koran Bank BCA dan buku tabungan Bank BCA atas nama pelaku telah kami amankan di Mapolresta Banyumas. NS bakal dijerat Pasal 378 KUHP dan/atau 372 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun," katanya.

Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat Banyumas agar tidak menjadi korban penipuan berkedok bisnis, hendaknya untuk tidak mudah tergoda dan percaya dengan adanya tawaran bisnis.

"Apalagi tawaran itu datang dari orang yang baru dikenal," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini