Kisah 6 Pasien Covid-19 di India Meninggal di ICU Usai Ditinggal Dokter-Perawat

Agregasi BBC Indonesia, · Minggu 06 Juni 2021 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 06 18 2420853 kisah-6-pasien-covid-19-di-india-meninggal-di-icu-usai-ditinggal-dokter-perawat-LZtvswTp3K.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

Pasien pengidap Covid-19 meninggal dengan tandu di luar rumah sakit. Penyebabnya, fasilitas kesehatan kewalahan menangani gelombang kedatangan pasien.

Pada saat yang sama, krematorium penuh dengan jenazah.

Pasien meninggal ketika rumah sakit dan keluarga berebut untuk mengatur pasokan tabung oksigen.

Media sosial dibanjiri permohonan putus asa dari dokter dan kerabat pasien yang mencari tabung oksigen tersebut.

Kematian enam pasien yang tidak dirawat tadi adalah satu dari banyak tragedi, tapi peristiwanya yang mengejutkan membuat video itu viral ke seluruh dunia.

Namun saat peristiwa itu tidak lagi menjadi berita utama, rasa kecewa menghinggapi keluarga enam pasien yang meninggal.

Mereka membuat grup WhatsApp setelah tragedi itu. Di sana mereka sempat saling mengirim pesan harapan dan dukungan, tapi juga ungkapan frustrasi dan keputusasaan.

"Kami meminta keadilan untuk orang-orang yang kami cintai," kata Namo Jain, 17 tahun. Ayahnya adalah salah satu yang ditemukan di bangsal tersebut malam itu.

Keluarga para korban itu awalnya tidak saling mengenal. Mereka dipersatukan oleh apa yang terjadi. Mereka kini masih berkomunikasi satu sama lain melalui grup WhatsApp.

"Kami tidak mengenal satu sama lain secara langsung, tetap saja kami harus bersama untuk saling mendukung," kata Nirupama Verma, yang ibunya, Gita Sinha, adalah satu dari enam korban yang ditemukan.

Amandeep Chawla, yang ayahnya termasuk di antara enam orang yang kehilangan nyawanya, mengaku tidak diberitahu tentang kelangkaan tabung oksigen di rumah sakit Kriti.

"Kami diyakinkan oleh staf rumah sakit bahwa dua kendaraan telah keluar untuk mengambil tabung oksigen sehingga kami tidak perlu khawatir," ucapnya.

Chawla mengaku masih ingat bahwa dia melihat pasokan tabung oksigen di dekat pintu masuk utama rumah sakit.

Namun pada pukul sembilan malam, waktu itu, Chawla menyebut sebagian besar tabung oksigen itu menghilang dan memicu kepanikan di antara keluarga pasien.

Semakin malam, keluarga semakin cemas.Sampai pada suatu titik, menurut kejadian versi mereka, pihak keluarga menyadari bahwa staf rumah sakit sudah meninggalkan mereka.

Karena cemas, beberapa kerabat pasien memutuskan untuk memeriksa anggota keluarga mereka yan dirig berada ke ICU.

Ketika mereka sampai di sana, kata mereka, mereka menemukan bangsal itu kosong kecuali jenazah orang yang mereka cintai.

Baca Juga : India Pesan 300 Juta Vaksin Covid-19 yang Tidak Disetujui

"Tidak ada dokter, tidak ada staf rumah sakit," kata Chawla. "Mereka telah melarikan diri."

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini