KPAI Sebut Hampir 80% Sekolah Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Agregasi VOA, · Senin 07 Juni 2021 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 65 2421368 kpai-sebut-hampir-80-sekolah-siap-gelar-pembelajaran-tatap-muka-GzNuzPSJNX.jpg Komisioner KPAI Retno Listyarti (Foto: Okezone)

Kemudian, KPAI mendorong pemerintah daerah (pemda) melibatkan ahli penyakit menular di daerahnya untuk meminta pertimbangan saat hendak memutuskan membuka madrasah atau sekolah tatap muka pada Juli 2021 nanti.

"Jika positivity rate di atas 10 persen sebaiknya pemda menunda pembukaan sekolah tatap muka," kata Jasra.

Rekomendasi KPAI: Lima SIAP!

Dalam rekomendasi selanjutnya, KPAI mendorong dukungan alokasi anggaran APBD dan APBN untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka dan keberlangsungan pendidikan selama pandemi. KPAI mendorong 5 SIAP menjadi dasar bagi pembukaan sekolah di Indonesia, yaitu siap daerahnya, sekolahnya, gurunya, orang tuanya dan anaknya. Jika salah satu dari lima tersebut belum siap, sebaiknya tunda buka sekolah tatap muka di masa pandemi Covid-19.

Lalu, KPAI mendorong Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan provinsi/kabupaten/kota perlu melakukan nota kesepahaman terkait pendamping sekolah dalam pembelajaran tatap muka. Sekolah perlu mendapat edukasi dan arahan dalam penyusunan protokol kesehatan atau SOP di satuan pendidikan.

KPAI juga mendorong daerah untuk membuka sekolah tatap muka pada setiap jenjang pendidikan secara bertahap. Sedangkan untuk PAUD dan SD kelas 1 hingga 3, sekolah harus memperhatikan kesiapan siswa taat protokol kesehatan.

Lebih jauh KPAI mendorong adanya edukasi tentang protokol kesehatan kepada pendidik, tenaga kependidikan, siswa, serta orang tua secara komprehensif dan terus menerus agar semua pihak memiliki kesadaran tentang menjalankan protokol kesehatan dalam situasi pandemi.

"Semua warga sekolah harus jujur dengan kondisi kesehatannya, tidak berangkat jika memiliki tanda-tanda infeksi Covid-19, dan atau menyampaikan kepada gugus tugas di sekolah sehingga dapat menghindarkan terjadinya klaster baru," kata Jasra.

Kemudian, KPAI mendukung pemda yang membuka sekolah tatap muka di pulau-pulau kecil atau wilayah-wilayah pelosok yang kasus Covid-19 nol atau sudah di bawah 5 persen positivity rate-nya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan siswa yang masuk hanya 50 persen.

Berikutnya, KPAI mengapresiasi uji coba pembelajaran tatap muka di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah karena sangat hati-hati membuka sekolah meskipun hanya ujicoba di semua jenjang mulai dari sekolah dasar (SD) sampai SMA atau SMK.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini