Tertarik Ikut Ujian Mandiri UGM? Ini Syarat dan Jadwalnya

Neneng Zubaidah, Koran SI · Senin 07 Juni 2021 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 65 2421375 tertarik-ikut-ujian-mandiri-ugm-ini-syarat-dan-jadwalnya-wH934Hr66I.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 3.240 mahasiswa baru akan diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur seleksi Ujian Mandiri dengan sistem Computer Based Test (CBT-UM UGM). Simak apa saja syarat-syarat pendaftaran dan jadwal ujian agar tidak terlewat mendaftar.

Sekretaris Bidang Teknologi Informasi dan Administrasi Akademik, Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM, Sigit Priyanta menyebutkan terdapat sejumlah persyaratan umum yang harus dipenuhi untuk mendaftar CBT UM UGM.

Baca Juga: UGM Akan Terima 3.240 Mahasiswa Baru Melalui Ujian Mandiri

Yakni bersatus WNI, lulusan SMA/SMK/MA/Paket C atau sederajat pada Tahun 2021, 2020, dan 2019, mengikuti UTBK-SBMPTN Tahun 2021, serta memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studi yang dipilih.

Syarat khusus pendaftaran CBT-UM UGM adalah memiliki ijazah untuk lulusan SMA/SMK/MA/Paket C atau sederajat pada Tahun 2020 dan 2019 atau memiliki Surat Keterangan Lulus (SKL) yang sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang dibubuhi cap/stempel dari sekolah/lembaga penyelenggara Paket C yang sah bagi lulusan SMA/SMK/MA/Paket C atau sederajat pada Tahun 2021. 

Dokumen yang harus diunggah saat pendaftaran yaitu hasil scan Ijazah (untuk lulusan Tahun 2020 dan 2019) dengan format file PDF, hasil scan Surat Keterangan Lulus/SKL (untuk lulusan Tahun 2021) dengan format file PDF, dan hasil scan KTP atau Kartu Keluarga (KK) dengan format file PDF.

Ukuran masing-masing file minimal 150Kb dan maksimal 800Kb dengan hasil scan harus dapat dibaca dengan jelas. Pada saat mengikuti CBT-UM UGM Tahun 2021, peserta wajib membawa: Ijazah (asli atau fotokopi berlegalisir) atau SKL (asli), Kartu Ujian CBT-UM UGM Tahun 2021, serta Kartu Identitas (KTP/KK).

“Peserta ujian juga wajib membawa Surat Hasil Tes PCR (masa berlaku 3x24 jam), atau Swab Antigen (masa berlaku 3x24 jam), atau G-Nose (masa berlaku 3x24 jam). Jadi untuk tes bebas Covid-19 bisa dilakukan menyesuaikan tanggal tes masing-masing peserta,” katanya dikutip dari laman resmi UGM di ugm.ac.id, Senin (7/6/2021).

CBT-UM UGM Tahun 2021 akan diselenggarakan di dua kota, yakni Yogyakarta dan Jakarta. CBT-UM UGM di Yogyakarta akan dilaksanakan pada19-29 Juni 2021. Sedangkan pelaksanaan CBT-UM UGM di Jakarta rencananya akan berlangsung pada tanggal 24-29 Juni 2021. Sementara hasil seleksi akan diumumkan pada 6 Juli 2021.

Baca Juga:  Ketua DPD Minta Pemerintah Beri Dukungan ke UGM untuk Pengembangan Alat Deteksi Gempa

Jadwal pelaksanaan CBT-UM UGM Tahun 2021 terbagi menjadi 2 sesi (pagi-siang) untuk peserta kelompok Saintek dan Soshum. Sementara ujian kelompok Campuran hanya satu sesi (pagi) pada hari terakhir.

Jadwal waktu untuk ujian CBT-UM UGM Saintek untuk setiap sesinya adalah: Pukul 06.45 WIB - 11.20 WIB (pagi) dan Pukul 12.15 WIB - 16.45 WIB (siang). Sedangkan untuk kelompok Soshum di tiap sesi: Pukul 06.45 WIB - 10.30 WIB (pagi) dan Pukul 12.15 WIB - 15.55 WIB (siang). Adapun jadwal ujian di kelompok Campuran ialah Pukul 06.45 WIB - 14.35 WIB.

Sigit menyampaikan kapasitas peserta CBT-UM UGM di Jakarta hanya 300 per-sesi. Sementara di Yogyakarta, kapasitas peserta maksimal 2.500 per sesi. Lokasi tes di Jakarta dapat dipilih mulai 3 Juni 2021 pukul 15.00 WIB dan hanya dapat memilih tes pada 24-28 Juni 2021.

Mengingat situasi saat ini sangat dinamis, Sigit meminta calon peserta ujian untuk selalu meng-update informasi secara rutin melalui laman https://um.ugm.ac.id/computer-based-test-cbt-um-ugm-tahun-2021/. Detail pendaftaran, persyaratan, prosedur, dan jadwal seleksi CBT-UM UGM Tahun 2021 dapat dilihat melalui laman tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini