5.755 Warga di Bangka Kontak Erat dengan Pasien Covid-19

Antara, · Selasa 08 Juni 2021 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 340 2421892 5-755-warga-di-bangka-kontak-erat-dengan-pasien-covid-19-UMXi2hkYcF.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BANGKA - Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat sebanyak 5.755 warga kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan, sebanyak 5.755 warga yang diketahui kontak erat dengan pasien Covid-19 sebagian besar adalah anggota keluarga pasien yang tersebar di delapan kecamatan.

"Dari ribuan orang yang kontak erat itu tidak semua mereka terinfeksi, bahkan terdapat juga yang dinyatakan negatif setelah dilakukan tes antigen maupun polymerase chain reaction (PCR)," kata Boy, Selasa (8/6/2021).

Baca juga:  5 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Dukcapil Bangka Tengah Lockdown

Di Kecamatan Bakam terdapat 70 warga kontak erat, Belinyu 484 warga, Mendo Barat 436 warga, Merawang 432 warga, Pemali sebanyak 1.719 warga, Puding Besar 99 warga, Riau Silip terdapat 556 warga dan di Kecamatan Sungailiat terdapat jumlah paling banyak mencapai 1.959 warga.

"Warga yang masih menunggu hasil tes usap dari pusat kesehatan daerah terdata sebanyak 150 orang dan diharapkan semuanya dengan hasil negatif," sambungnya.

Baca juga:  Kasus Covid-19 Melonjak, Manejemen Krisis Diterapkan di Bangkalan Jatim

Dikatakan, kasus sebaran virus corona di daerahnya sempat mengalami peningkatan setelah lebaran karena diduga saat itu terjadi kerumunan dan tidak menghindari jaga jarak.

Bahkan kata dia, selama bulan Mei 2021 akumulasi terjadinya sebaran Covid-19 mencapai 1.138 kasus tersebar disejumlah wilayah, dan lonjakan tertinggi pada bulan itu diketahui dari tanggal 15 sampai 30 Mei sebanyak 582 kasus.

"Saya berharap tren sebaran kasus yang mulai turun dapat terus ditekan dengan cara masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Dia mengatakan, sejak munculnya virus corona di daerahnya selama lebih satu tahun terdata 70 pasien Covid-19 meninggal dunia di rumah sakit, umumnya pasien itu memiliki riwayat penyakit penyerta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini