3 Kecamatan 'Zona Hitam' Covid-19 di Kudus Disuplai Obat Gratis

krjogja.com, · Selasa 08 Juni 2021 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 512 2421749 3-kecamatan-zona-hitam-covid-19-disuplai-obat-gratis-mrF7l388Ro.jpeg Bupati Kudus terima bantuan obat Ivermectin (Foto : Ist)

KUDUS – Sebanyak tiga kecamatan di Kudus yakni Jati, Kota dan Mejobo menjadi 'zona hitam' penularan Covid-19. Langkah cepat pun dilakukan dengan memberikan obat Ivermectin bagi ratusan warga yang kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Ketua Umum Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI), Moeldoko menyatakan kondisi darurat tersebut harus segera diurai. Ia mengibaratkan tak perlu menunggu seluruh rumah terbakar baru dilakukan penanganan pemadaman api.

“Keadaan darurat ini seperti rumah yang terbakar baru depannya saja jangan sampai kita tunggu api melahap seluruh rumah baru kita berbuat sesuatu karena akan sangat terlambat. Demikian pula kejadian kasus Covid-19 di Kudus yang telah menjadi Zona Hitam dan dengan cepat menyebar ke kota-kota lainnya,” tandas Moeldoko, Selasa (8/6/2021) pagi.

Kementrian Kesehatan, kata Moeldoko, memperkirakan adanya kenaikan kasus Covid-19 eksponensial di akhir Juni mencapai 50 ribu sampai 100 ribu kasus per hari. Seluruh elemen harus waspada dan bersiap diri mencegah dan mengatasinya.

“Belajar dari pengalaman pahit India yang berhasil keluar dari Krisis Covid-19 dengan cara yang sederhana, yaitu dengan membagikan Ivermectin secara massal ke semua penduduknya di empat provinsi dengan total penduduk 333 juta orang dan berhasil menurunkan 80 sampai 90 persen kasus Covid-nya dalam waktu yang cepat," tuturnya.

Baca Juga : Usai Acara Nikahan, 24 Warga di Bekasi Positif Covid-19

"Maka saya berinisiatif untuk membagikan obat yang sama ini di tiga kecamatan di Kudus yang paling parah keadaannya. Semoga dalam 10 hari ke depan, hasil data yang ilmiah sudah bisa kita dapatkan untuk dijadikan bahan pertimbangan para pemimpin kita dan berhasil memberikan solusi untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari Badai Tsunami Covid yang sudah siap menyerang kita di akhir Juni ini,” imbuh Moeldoko.

Sementara menegaskan pernyataan Moeldoko, Sofia Koswara, Vice President PT Harsen Laboratories mengatakan sejak September 2020 lalu pihaknyabtelah membagikan Ivermectin kepada ribuan orang yang terkena Covid-19 dengan hasil yang dinilai sangat luar biasa.

Obat antiparasit yang sudah ada sejak 39 tahun yang lalu ini mendapat julukan “Wonder Drug” atau “Obat Ajaib” ini dinilai sangat aman, murah, dan efektif.

“Obat ini sudah digunakan oleh 3,7 miliar orang di seluruh dunia. Ketika kami sampaikan laporan tentang Ivermectin kepada Bapak Moeldoko, beliau segera memberikan arahan agar diurus ijin edarnya supaya segera bisa diproduksi di dalam negeri dan tidak perlu impor lagi," ujarnya.

"Kami akhirnya telah berhasil mendapatkan izin edar dari BPOM untuk Ivermax. Semoga obat ini dapat mengalahkan Covid di negeri kita dan membawa kita keluar dari pandemi,” sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini