Tragis! Pemuda Ini Tewas Terpeleset di Tebing 80 Meter saat Nge-vlog

Agregasi Harian Jogja, · Selasa 08 Juni 2021 18:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 512 2422078 tragis-pemuda-ini-tewas-terpeleset-di-tebing-80-meter-saat-nge-vlog-cbTeLMOTQA.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

KLATEN – Nasib nahas menimpa seorang pemuda bernama Yusuf Adi Pamungkas. Korban meninggal dunia setelah terpeleset dan terjatuh di tebing arah Kaliworo setinggi 80 meter saat asyik nge-vlog di Kalitalang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Selasa (8/6/2021) pukul 07.00 WIB.

Pemuda 22 tahun warga Pungkruk, Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo itu mengalami luka parah di bagian kepala. Sebelum kejadian, Yusuf sudah diingatkan salah seorang temannya agar tak mendekati tebing di Watu Talang di Kompleks Kalitalang.

Kapolsek Kemalang, AKP Suharto mengatakan, kronologi terpelesetnya Yusuf Adi Pamungkas ke arah Kaliworo bermula saat yang bersangkutan asyik nge-vlog di kawasan Kalitalang. Yusuf berangkat bersama-sama dengan tujuh teman lainnya dari Panggang, Gunungkidul, Selasa (8/6/2021) pukul 04.30 WIB.

Baca juga: Satu Keluarga di Bondowoso Tewas Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 20 Meter

Rombongan Yusuf diperkirakan tiba di Kalitalang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Selasa (8/6/2021) pukul 06.00 WIB. Di lokasi tersebut, Yusuf cs sempat berpencar mencari spot selfie. Di antara mereka juga ada yang beristirahat sejenak di gazebo di kompleks Objek Wisata Kalitalang.

Di kesempatan itu, Yusuf terlihat mendekati Watu Talang. Guntur Arofa Putra (26), warga Semanu, Gunungkidul, sempat memperingatkan Yusuf agar tak dekat-dekat di pinggir tebing Watu Talang. Meski sudah diperingatkan, ternyata Yusuf tetap nge-vlog dengan berjalan mundur mengarah ke tebing Watu Talang.

Di saat berjalan mundur itu, ternyata Yusuf terpeleset sebelum akhirnya terjatuh mengarah ke arah Kaliworo. Ketinggian tebing itu mencapai 80 meter. Dalam sekejap, Yusuf meninggal dunia setelah mengalami luka parah di bagian kepala.

“Saat terpeleset itu, saksi Guntur sempat ingin menolong. Bahkan Yusuf Adi Pamungkas sempat memegang celana pendek yang dikenakan Guntur namun terlepas. Guntur pun berusaha meraih tangan korban namun tak terjangkau. Saat itu, Guntur langsung berteriak minta tolong ke temannya yang lain,” kata Kapolsek Kemalang, AKP Suharto, Selasa (8/6/2021).

AKP Suharto mengatakan, aparat polisi yang memperoleh informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian perkara. Polisi pun sudah memintai keterangan sejumlah saksi sekaligus turut mengevakuasi dan mengantar jenazah ke rumah duka di Borangan, Kecamatan Manisrenggo.

“Dari keluarga korban sudah menerima musibah ini. Kejadian ini murni kecelakaan. Korban mengalami luka di kepala, tulang tangan kiri patah, tulang rusuk patah, dan kaki kiri patah. Keluarga korban pun tak akan melakukan pengusutan secara hukum yang berlaku,” katanya.

Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Jainu, mengatakan Objek Wisata Kalitalang sebenarnya dalam kondisi tertutup untuk masyarakat umum. Penutupan objek wisata itu berlangsung sejak munculnya pandemi Covid-19 dan kondisi Gunung Merapi yang berstatus siaga dalam beberapa waktu terakhir.

“Rombongan Yusuf Adi Pamungkas itu datang ke sini dengan mengendarai sepeda motor. Mereka tiba di sini sekitar pukul 06.00 WIB. Kejadian itu terjadi kurang lebih terjadi pukul 07.00 WIB. Meski Objek Wisata Kalitalang ditutup untuk umum, kenyataannya memang masih ada pengunjung yang datang ke sini. Padahal, pengunjung itu pada tahu kalua Objek Wisata Kalitalang masih ditutup. Lokasi Yusuf Adi Pamungkas terjatuh itu memang di Watu Talang, Itu dikenal lunyu. Warga sini pun jarang menjamah lokasi itu. Infonya, korban itu ingin ngevlog di tengah suasana sunrise,” katanya.

Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo, Sri Kiswanto, mengatakan Yusuf dikenal aktif di kegiatan sosial-masyarakat di desanya. Sehari-harinya saat masih hidup, Yusuf dikenal bekerja sebagai pemasok es batu di Gunungkidul, Jogja.

“Saya sendiri juga kaget mendengar kejadian itu. Sesuai rencana, jenazah dimakamkan hari ini pukul 15.00 WIB. Tadi, yang sempat ke lokasi kejadian adalah tetangganya, yakni Pak Eko Riyadi,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini