Ganjar Pranowo: Kasus Covid-19 di Kudus Menurun

Angga Rosa (Koran Sindo), Koran SI · Rabu 09 Juni 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 512 2422492 ganjar-pranowo-kasus-covid-19-di-kudus-menurun-EDpOqmM7qx.jpg Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (Foto: Dok Okezone)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa penanganan kasus Covid-19 di Kudus sudah mulai membuahkan hasil. Dia menyebut kasus Covid-19 di Kudus mulai menurun dalam tiga hari belakangan.

"Dalam tiga hari ini sudah turun (kasus penularan). Kemarin awal-awal itu sehari bisa 300 kasus bahkan lebih. Sekarang turun terus dan hari ini hanya 200 san kasus," kata Ganjar, Rabu (9/6/2021).

Meski demikian, ia pun meminta semua pihak tidak boleh lengah. Pemkab Kudus harus terus meningkatkan tracing dan testing agar penanganan bisa optimal.

"Tidak hanya di Kudus, tapi daerah sekitarnya yang merah-merah itu seperti Pati, Sragen, Demak, dan sekitarnya saya minta testing tracingnya jangan kendor. Tingkatkan terus tidak boleh berhenti," tegasnya.

Baca juga: Antrean Vaksinasi di Kantor Gubernur Jateng Membeludak, Ganjar Turun Tangan

Menurut dia, tidak masalah jika dari hasil tracing dan testing itu membuat temuan kasus menjadi lebih banyak. Hal itu justru semakin baik, karena treatmen bisa dilakukan lebih baik.

"Tingkatkan terus tracing dan testingnya. Ndak papa. Makin banyak kita ketahui, makin bagus kita melakukan treatmennya nanti," pungkasnya.

Baca juga: Bambang Pacul Sebut Puan Teh Botol Sosro, Ganjar: Silakan Diminum

Sementara itu, Kadinkes Pemprov Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan, evakuasi pasien Covid-19 di Kudus ke tempat-tempat isolasi terpusat milik Pemprov Jateng terus dilakukan. Hal itu untk mengurangi tekanan di rumah sakit-rumah sakit rujukan.

"Sementara kami evakuasi ke Donohudan Boyolali dan BPSDM Srondol. Kalau di sana penuh, kami masih punya banyak tempat lain. Ada STIE Bank Jateng, hotel di Kopeng, Banyumas dan lainnya," ucapnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya masih berkonsentrasi di Donohudan dan BPSDM. Sebab di dua lokasi itu, semuanya sudah siap, baik sarana prasarananya hingga tenaga kesehatan.

"Dan dua tempat itu juga masih belum penuh, keterisiannya baru sekitar 50 persen. Sampai tadi siang kami masih evakuasi dari Kudus ke dua tempat itu," jelasnya.

Disinggung terkait kondisi pasien Covid-19 di Jateng, Yulianto mengatakan mayoritas adalah orang tanpa gejala (OTG). Sehingga tempat isolasi terpusat memang harus disiapkan.

"95 persen itu OTG, yang dirawat itu hanya sekitar 5 persen dari keseluruhan kasus Covid-19," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini