Begini Panduan Penerapan Prokes pada Pembelajaran Tatap Muka

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 09 Juni 2021 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 65 2422611 begini-panduan-penerapan-prokes-pada-pembelajaran-tatap-muka-bVudoPiCgb.jpg Uji coba PTM di sekolah (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Pemerintah telah memperbolehkan sekolah hingga perguruan tinggi melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas pada Juli 2021 mendatang.

Kemendikbudristek menerbitkan panduan PTM untuk jenjang penddikan PAUD, pendidikan dasar, hingga menengah di masa pandemi Covid-19.

Dikutip dari instagram resmi Kemendikbudristek, @kemdikbud.ri, Rabu (9/6/2021), PTM harus mengikuti Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pauddikdasmen di Masa Pandemi Covid-19 yang dikeluarkan Kemendikbudristek dan Kemenag.

Panduan tersebut di antaranya memuat protokol kesehatan yang perlu dilakukan sebelum dan setelah pembelajaran berlangsung, seperti melakukan disinfeksi sarana prasarana dan lingkungan satuan pendidikan.

Institusi pendidikan yang menyelenggarakan PTM juga wajib menyediakan cairan disinfektan, sabun cuci tangan, air bersih, penyanitasi tangan, masker, dan/atau masker tembus pandang cadangan, thermogun (pengukur suhu tubuh tembak).

Baca juga: Hari Pertama Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Jangan Langsung Diberi Materi Pelajaran

Berikut ini adalah protokol kesehatan yang wajib dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran:

1. Sebelum Pembelajaran

- Melakukan desinfeksi sarana prasarana dan lingkungan satuan pendidikan

- Memastikan kecukupan cairan disinfektan, sabun cuci tangan, air bersih di setiap fasilitas CTPS dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer)

- Memastikan ketersediaan masker dan atau masker tembus pandang cadangan

- Memastikan thermogun (pengukur suhu tubuh tembak) berfungsi dengan baik

- Melakukan pemantauan kesehatan warga satuan pendidikan: suhu tubuh dan menanyakan adanya gejala batuk, pilek, sakit tenggorokan dan atau sesak nafas

Baca juga: Jelang Sekolah Tatap Muka, KSP: Keselamatan Pendidik-Siswa Harus Diutamakan

 2. Setelah Pembelajaran

- Melakukan disinfeksi sarana prasarana dan lingkungan satuan pendidikan

- Memeriksa ketersediaan sisa cairan disinfektan, sabun cuci tangan dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer)

- Memeriksa ketersediaan masker dan atau masker tembus pandang cadangan

- Memastikan thermogun (pengukur suhu tubuh tembak) berfungsi dengan baik

- Melaporkan hasil pemantauan kesehatan warga satuan pendidikan harian kepada dinas pendidikan, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi dan kantor Kementerian Agama kabupaten kota sesuai dengan kewenangannya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini