Dubes Palestina: AS di Masa Pemerintahan Trump "Kacau"

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 10 Juni 2021 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 18 2422756 dubes-palestina-as-di-masa-pemerintahan-trump-kacau-pOh1IGaWOe.jpeg Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun. (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) di masa pemerintahan Presiden Donald Trump telah membuat banyak kesalahan terkait isu Palestina dan menyambut baik langkah-langkah yang diambil Washington di bawah administrasi Joe Biden.

Berbicara dalam wawancara khusus dengan MNC Portal Indonesia, Dubes Zuhair menyebut kebijakan diplomatik Amerika Serikat, terutama terkait Timur Tengah dan Palestina, sebagai sebuah 'kekacauan'. Menurutnya, kekalahan Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat tahun lalu tidak lepas dari isu ini.

BACA JUGA: Special Dialogue: Wawancara Khusus Duta Besar Palestina di Okezone.com

"Masa pemerintahan Trump sangat kacau, baik dalam kebijakan diplomatik dan isu bilateral," kata Dubes Zuhair.

"Trump banyak membuat kesalahan, memindahkan kedubes AS ke Yerusalem.

Saat ini dia kehilangan kekuasaannya karena kebijakan luar negeri khususnya apa yang dia lakukan terkait Timur Tengah dan isu Palestina."

Dia mengatakan bahwa Palestina mengapresiasi langkah yang telah diambil pemerintahan Presiden Joe Biden sejauh ini.

BACA JUGA: Peta Konflik Israel-Palestina dan Peran Amerika Serikat yang Dianggap Dominan

"Sekarang Joe Biden, ya ada tindakan dan keputusan, pernyataannya mengenai solusi dua negara yang kami sambut baik. Dia bahkan meminta pemimpin Israel menghentikan agresi (di Palestina)," kata Dubes Zuhair.

Tak bisa dipungkiri bahwa Amerika Serikat memiliki peran yang besar dalam upaya perdamaian antara Palestina dan Israel. Negeri Paman Sam, yang merupakan sekutu dekat Israel, telah mendorong dilanjutkannya kembali pembicaraan damai antara kedua belah pihak yang telah lama terhenti.

Dubes Zuhair menyampaikan bahwa Palestina berharap Amerika Serikat, dan pemerintahan Joe Biden dapat memainkan peran dalam mewujudkan perdamaian antara Israel dan Palestina.

"Kami berharap Amerika Serikat akan terus melanjutkan peran mereka untuk mewujudkan perdamaian yang nyata. Perdamaian yang nyata dengan dua negara berdaulat yang menjamin hak-hak nasional palestina untuk membangun negara mereka sendiri dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini