Banjir, Salju dan Angin Kencang Menerjang Australia

Agregasi VOA, · Kamis 10 Juni 2021 22:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 18 2423347 banjir-salju-dan-angin-kencang-menerjang-australia-w5k3OlxBSF.jpg Tiang listrik dan pohon tumbang di kawasan Lilydale, Melbourne, Australia, Kamis (10/6/2021) (Foto: AP/Voa Indonesia)

CUACA tidak menentu di bagian tenggara Australia merobohkan pohon-pohon. Banyak orang-orang terperangkap di dalam mobil dan rumah. Aliran listrik dari 200 ribu rumah diputus sementara. Tak hanya itu, warga juga bersiap menghadapi banjir.

Sistem cuaca ekstrem yang melanda negara bagian Victoria dan ibu kotanya, Melbourne, pada Rabu malam itu menimbulkan angin dengan kecepatan hingga 199 kilometer per jam dan curah hujan hingga 20 sentimeter, kata pakar cuaca Kevin Parkin. Tidak ada laporan mengenai korban luka parah.

Sementara angin dan hujan mereda pada Kamis, risiko banjir bertambah dengan meningkatnya permukaan air sungai. Baca Juga: Australia di Bawah Tekanan untuk Bebaskan Keluarga Pengungsi yang Ditahan

Menurut Layanan Darurat negara bagian Victoria, sekitar 220 rumah yang terancam oleh sungai yang meluap diperintahkan untuk mengungsi di Traralgon, di sebelah timur Melbourne. Negara bagian berpenduduk terpadat kedua di Australia itu belum pernah dilanda angin dan hujan seperti itu sejak 2008, kata para pejabat.

Beberapa ruas jalan utama telah ditutup karena banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.Tiang listrik yang ambruk juga menimbulkan ancaman dan membuat listrik padam di lebih dari 200 ribu rumah di berbagai penjuru Victoria.

Layanan darurat menerima lebih dari 5.000 panggilan telepon meminta bantuan, dan 3.500 di antaranya terkait dengan pohon yang tumbang menimpa rumah dan memerangkap warga.

Sementara itu, suhu dingin membawa hujan salju yang meluas di beberapa daerah di New South Wales, negara bagian berpenduduk terbanyak di Australia.

Baca Juga: Australia Ikut dalam Penggerebekan Global terhadap Geng Kriminal Terorganisir

Sekitar 15 sentimeter curah salju menghujani kota Orange dan hampir 1.200 rumah serta bisnis mengalami listrik padam, kata media setempat. Beberapa warga mengatakan mereka sudah lama tidak melihat hujan salju yang deras turun terus menerus .

Beberapa daerah di negara bagian itu diperkirakan akan menghadapi suhu yang mendekati rekor terendah untuk bulan Juni, sebelum menghangat kembali pada hari Jumat. Kota Sydney mencatat hari dengan suhu terdingin dalam 35 tahun lebih ini, kata media setempat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini