Megawati Dapat Gelar Profesor Kehormatan, Rektor Unhan: Beliau Putri Terbaik Bangsa

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 11 Juni 2021 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 65 2423687 megawati-dapat-gelar-profesor-kehormatan-rektor-unhan-beliau-putri-terbaik-bangsa-wA7cS7xi11.jpg Megawati Soekarnoputri saat dikukuhkan Profesor Kehormatan di Unhan (foto: ist)

JAKARTA - Presiden kelima Indonesia, Megawati Soekarnoputri telah resmi menerima gelar profesor kehormatan dengan status Guru Besar Tidak Tetap oleh Universitas Pertahanan (Unhan). Acara pengukuhan ini digelar pada hari ini, Jumat (11/6/2021) di Aula Merah Putih Unhan, Sentul Bogor.

Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian menilai, sosok Megawati adalah seorang putri terbaik bangsa Indonesia yang telah membuktikan keberhasilan sebagai anggota DPR, Wakil Presiden, hingga menjadi Presiden.

"Di kalangan pemimpin dunia, belum ada seorang wanita dapat menjabat berturut-turut sebagai Wakil Presiden dan Presiden. Sejarah dunia juga mencatat tidak banyak seorang presiden yang juga putri dari seorang presiden sebelumnya," kata Amarulla dalam sambutannya.

Baca juga:  Dikukuhkan Gelar Profesor, Megawati: Kehormatan Ini Bawa Tanggung Jawab dalam Diri Saya

Dia memandang, putri Presiden Soekarno ini, adalah sosok pemimpin nasional yang mampu membawa bangsa Indonesia melalui masa-masa sulit pascareformasi di Tahun 1998 silam. Keberhasilannya tak luput dari wibawa dan karakter Megawati yang kuat.

"Dia mampu menyelesaikan krisis multidimensi dan meletakkan pondasi yang kuat bagi tata negara dan tata pemerintahan yang terbukti kebenarannya sampai dengan masa kini," ungkapnya.

Baca juga:  Latar Belakang Unhan Berikan Gelar Profesor Kehormatan kepada Megawati

Menurut Amarulla, selama periode kepemimpinannya, Megawati banyak menerbitkan berbagai kebijakan yang sangat mendukung tugas-tugas Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI. Berbagai ide dan gagasan tentang pertahanan juga dituangkan dalam berbagai dokumen negara yang menjadi rujukan doktrin pertahanan, strategi pertahanan dan postur pertahanan.

"Menata komponen utama pertahanan merupakan langkah stratejik mewujudkan profesionalisme TNI sekaligus membangun kesadaran pentingnya mempersiapkan komponen cadangan dan komponen pendukung di dalam Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta atau Sishankamrata," paparnya.

Dia menuturkan, keberhasilan dan prestasi Megawati dalam kepemimpinan yang tidak saja pada tataran regional dan global. Hal itulah yang dinilai merupakan wujud nyata ilmu pengetahuan Kepemimpinan Strategis.

"Beberapa penghargaan Doktor Honoris Causa dari berbagai perguruan tinggi di dalam negeri dan luar negeri merupakan bukti pengakuan pemikiran akademik atas kepakaran beliau dalam bidang Kepemimpinan Strategis, yang juga sangat terkait dengan bidang pertahanan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini