Warga Suku Sougb Serahkan Bendera Bintang Kejora ke TNI

Antara, · Selasa 15 Juni 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 340 2425512 warga-suku-sougb-serahkan-bendera-bintang-kejora-ke-tni-6IOnE8Ajxx.jpeg Perwakilan Suku SOUGB menyerahkan bendera bintang kejora ke TNI (foto: Dok Antara)

JAKARTA - Perwakilan warga dari Suku Sougb di Kampung Wesiri, Bintuni, Papua Barat, menyerahkan bendera Bintang Kejora sebagai bukti kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke Komandan Resor Militer (Danrem) 182 Jazirah Onim (JO) Kolonel Inf Yuda Medi Dharma.

Bendera itu diserahkan oleh perwakilan warga usai kegiatan Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111, di Kantor Bupati Teluk Bintuni, Papua Barat, Selasa (15/6/2021).

“Kami menerima langsung penyerahan Bendera Bintang Kejora dari seorang warga di Teluk Bintuni, Saudara Yunias Menti. Dia secara sukarela datang ke Kantor Bupati dan menyerahkan Bendera Bintang Kejora miliknya, karena dia merasa hidup di Indonesia,” kata Kolonel Inf Yuda sebagaimana dikutip dari siaran tertulis Penerangan Kodam XVIII/Kasuari yang diterima di Jakarta.

Baca juga:  Kemlu Beberkan Kronologi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di KJRI Melbourne

Korem 182/JO mengapresiasi sikap yang ditunjukkan oleh perwakilan Suku Sougb itu, kata Yuda. Pasalnya, bendera resmi di NKRI hanya satu, yaitu Bendera Merah Putih.

Baca juga:  Polisi Siapkan Dokter Tangani Kesehatan Tersangka Pengibar Bendera Bintang Kejora

“Semoga tindakannya itu dapat menginspirasi dan membangkitkan rasa nasionalisme warga Teluk Bintuni lainnya dan warga Papua Barat secara luas,” kata Danrem.

Sementara itu, dalam keterangan yang sama, Yunias Meti mengatakan bendera Bintang Kejora itu merupakan peninggalan dari orang tuanya.

“Bendera itu dulu punya bapak saya, terus bapak kasih ke saya, karena saya anak yang paling tua. Saat ini, saya hidup di tanah NKRI. Untuk itu, saya memilih hidup damai di Teluk Bintuni,” terang Yunias.

Dalam kegiatan itu, Yunias turut menerima bendera Merah Putih dari pihak pemerintah dan TNI, yang diserahkan langsung oleh Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw.

Bendera Bintang Kejora bagi sebagian pihak dianggap sebagai lambang separatis, yang sering dikaitkan dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Namun, bendera dan lambang bintang kejora atau bintang pagi itu, menurut kelompok lainnya, merupakan simbol budaya yang berkembang di Papua dan Papua Barat. Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur merupakan salah satu tokoh yang menilai bendera itu merupakan simbol budaya masyarakat di Papua dan Papua Barat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini