Ponpes di Pekalongan di Lockdown Usai 27 Santri Positif Covid-19

Suryono Sukarno, iNews · Selasa 15 Juni 2021 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 512 2425636 ponpes-di-pekalongan-di-lockdown-usai-27-santri-positif-covid-19-TXaoTex2dZ.jpg Santri di Pekalongan saat di swab (foto: iNews/Suryono)

PEKALONGAN - Satuan Gugus Tugas Satgas Covid-19 Kota Pekalongan me-lockdown salah satu pondok pesantren atau ponpes, di wilayah Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Keputusan lockdown lokal itu diambil Satgas usai dilakukannya tes swab antigen pada sekitar 500 santri, dimana data sementara hingga Selasa siang 15 Juni 2021 terdeteksi 33 santri diantaranya reaktif.

Baca juga:  Berikut Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini, Jawa Barat Tertinggi

Wali Kota Pekalongan sekaligus Ketua Satgas Covid, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan lockdown lokal akan dilakukan sampai semua santri dinyatakan aman dan negatif covid-19.

"Setidaknya selama 3 hari ponpes akan dijaga ketat oleh TNI Polri, sehingga semua santri tidak diperbolehkan keluar masuk ponpes, terlebih pulang ke daerah masing-masing meskipun dalam waktu dekat akan dilaksanakan terima rapot," jelas Aaf, Selasa (15/6/2021).

Baca juga:  Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Fokus Maksimalkan Posko Desa

Selama lockdown itu, ia menjelaskan santri akan disuplai logistik dan obat-obatan sementara santri yang reaktif akan diisolasi mandiri di ponpes sambil menunggu hasil tes swab PCR.

Satgas covid-19 Kota Pekalongan menghentikan kegiatan di ponpes tersebut karena melibatkan hingga 750 santri dan tidak memiliki izin dari satgas covid, pada Senin (14/6/2021) malam. Dalam penghentian itu, satgas covid melakukan swab antigen pada 100 santri dan hasilnya sebanyak 27 santri dinyatakan reaktif.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini