Ridwan Kamil Tarik Rem Darurat, Bandung Raya Tutup untuk Akses Wisatawan

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Selasa 15 Juni 2021 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 525 2425582 ridwan-kamil-tarik-rem-darurat-bandung-raya-tutup-untuk-akses-wisatawan-tJFqgd8FD5.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto : Istimewa)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jabar, Ridwan Kamil akhirnya memutuskan menarik rem darurat seiring memburuknya penanganan Covid-19, khususnya di kawasan Bandung Raya.

Keputusan tersebut diambil menyusul lonjakan kasus Covid-19 di kawasan yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang itu. Bahkan, dua wilayah di antaranya, yakni Kabupaten Bandung dan KBB kini berstatus zona merah Covid-19.

Baca juga:  Seluruh Provinsi Tujuan Mudik di Jawa Alami Lonjakan Covid-19

Menurut Ridwan Kamil, lonjakan kasus Covid-19 mengakibatkan rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 di Bandung Raya nyaris penuh. Bahkan, perbandingan tingkat keterisian atau bed occupancy ratio (BOR) RS rujukan Covid-19 di kawasan ini telah melampau batas standar maksimal yang ditetapkan WHO dan Satgas Penanganan Covid-19 Pusat.

"Wilayah Bandung Raya kami nyatakan sedang siaga satu covid, karena minggu ini dua wilayah besarnya zona merah, yaitu KBB dan kabupaten Bandung. Kemudian, wilayah Bandung raya ini keterisian rumah sakit sudah melebihi standar WHO dan nasional yang di angka 70 persen, sementara Bandung raya ini sudah di angka 84,19 persen," ungkap Ridwan Kamil seusai Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Jabar di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (15/6/2021).

Baca juga:  Soal Target Vaksinasi di Jakarta, DPR: Aksesnya Dipermudah agar Warga Tak Bingung

Dengan indikator tersebut, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyatakan, pihaknya mengintruksikan pemberlakuan kembali kebijakan work from home (WFH) dengan porsi kehadiran fisik hanya 25 persen sesuai intruksi menteri dalam negeri (mendagri).

"75 persen (sisanya) segera menyesuaikan diri untuk bekerja dari rumah dengan pengecualian yang tentu sudah kita pahami," ujarnya.

Selain memberlakukan kembali WFH, Kang Emil juga menutup akses wisatawan di Bandung Raya selama tujuh hari ke depan, terutama di wilayah Kabupaten Bandung dan KBB yang memang kerap dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, termasuk DKI Jakarta.

"Saya imbau wisatawan yang biasanya mayoritas dari DKI Jakarta kami minta untuk tidak datang selama tujuh hari ke depan ke wilayah Bandung raya. Sehingga, kondisi siaga satu ini dipahami secara jelas bahwa kami sedang mengerem darurat untuk mengendalikan situasi yang memang terbukti oleh libur panjang mudik yang menghasilkan lonjakan luar biasa," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini