Presiden Jokowi: Jangan Hanya Belajar di Kampus, tapi Juga di Masyarakat

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 15 Juni 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 65 2425496 presiden-jokowi-jangan-hanya-belajar-di-kampus-tapi-juga-di-masyarakat-lB8uqGyLeV.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ada satu pola pikir yang harus dimiliki untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul yakni tidak semua hal terpusat di kampus saja. Ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru ada di mana-mana, bukan hanya di kampus saja.

“Bukan hanya di kampus saja, tetapi juga di industri. Kearifan itu bukan hanya ada di kampus, tetapi juga ada di masyarakat. Jadi jangan hanya belajar di kampus, kita juga bisa terjadi di masyarakat,” katanya dalam festival kampus merdeka, Selasa (15/6/2021).

Maka dari itu dia menilai bahwa mahasiswa harus diberi kesempatan untuk belajar kepada siapa saja.Sehingga dalam hal ini belajar bukan hanya kepada dosen.

“Belajar di mana saja, bukan hanya di kampus. Tetapi juga bisa di masyarakat, bisa di industri dan di tempat-tempat lain,” ungkapnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Soroti Lonjakan Covid-19 dari Klaster Keluarga

Jokowi juga menyebut bahwa bahan ajar bagi mahasiswa itu bukan hanya di buku tapi juga praktik di lapangan. Lalu dia juga menilai karya mahasiswa itu bukan hanya karya akademik saja.

“Tetapi juga karya- karya berupa teknologi yang solutif bagi masyarakat, karya kewirausahaan sosial yang memecahkan masalah-masalah sosial,” ujarnya.

Dia menyebut untuk memiliki pola pikir itu pelaksanaannya memerlukan dukungan dari semuanya pihal. Misalnya, saja kampus harus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar kepada siapa saja, tentang apa saja.

“Harus cukup banyak porsi SKS untuk belajar di luar kampus,” ungkapnya.

Lalu, Jokowi juga menilai kalangan industri harus membuka diri untuk menerima mahasiswa magang. Selain itu, juga industri itu harus masuk kampus untuk ikut mengajar dan riset bersama dengan dosen maupun dengan mahasiswa. 

Baca Juga: Presiden Jokowi Targetkan Jakarta untuk Vaksin 100 Ribu Orang Perhari

Kemudian, yang ketiga mahasiswa harus lebih aktif mencari sumber pembelajaran yang baru di luar kampus. Belajar apa saja kepada siapa saja, dengan perkembangan teknologi digital sekarang ini hal tersebut saya kira lebih mudah dilakukan.

“Kemudian, yang keempat saya minta kepada jajaran kabinet, pemerintah daerah untuk mengembangkan ekosistem. Ini yang penting sekali. Mengembangkan ekosistem yang kondusif bagi merdeka belajar dan bagi program kampus merdeka ini. Dengan ekosistem yg baik akan muncul antusias dari semua pihak yang saya harapkan ini bisa berkelanjutan dan terus meningkat,” paparnya. 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini