Kecewa Upah Tak Dibayar, Karyawan Ini Curi Sepeda Lipat Bosnya

Azhari Sultan, Okezone · Rabu 16 Juni 2021 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 340 2426030 kecewa-upah-tak-dibayar-karyawan-ini-curi-sepeda-lipat-bosnya-TENS2kA3un.jpg Pelaku nekat mencuri sepeda bosnya karena kecewa upahnya tidak dibayar. (Azhari Sultan)

JAMBI - Seorang karyawan di toko sepeda di kawasan Jalan Pattimura, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi nekat mencuri barang berharga milik bosnya.

Pelaku yakni Heryanto (47) mencuri satu sepeda lipat merek Lankeleisi berwarna merah hitam dan satu trapo las merek Hyuanday Titan.

Akibatnya, dia terpaksa diringkus tim Macan Polsek Kotabaru di wilayah Provinsi Bengkulu belum lama ini.

Kapolsek Kotabaru, Kompol Afrito Marbaro Macan mengatakan, usai melakukan penyelidikan ternyata Heryanto diketahui sudah berulangkali melakukan aksi tersebut, yaitu di wilayah Pekanbaru, Lampung, dan Jambi.

"Jadi tersangka ini, pelaku pencurian lintas provinsi. Dia kita tangkap di Bengkulu. Setelah beraksi, dia melarikan diri dan bersembunyi di sana," tandas Afrito, Rabu (16/6/2021)

Dari hasil pengembangan, pelaku sebelum menjalankan aksinya terlebih dahulu menawarkan keahliannya sebagai tukang las.

Setelah mendapat kepercayaan bosnya, pelaku mulai mencari target barang yang akan dicurinya. Di saat kondisi rumah korban sedang sepi, kemudian tersangka melakukan aksinya.

Tidak hanya itu, guna menghindari kejaran polisi, pelaku langsung melarikan diri di wilayah provinsi lainnya.

Beruntung, petugas yang mendapatkan laporan bertindak cepat. Dari sejumlah informasi dan keterangan saksi, petugas dapat mengetahui keberadaan pelaku.

"Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Tim Macan Polsek Kotabaru, diketahui tersangka berada di Provinsi Bengkulu," tukasnya, Rabu (16/6/2021).

"Saat dilakukan penangkapan oleh tim, tersangka tidak ada melakukan perlawanan," tutur Afrito.

Kapolsek juga menambahkan, bahwa modus tersangka saat melakukan aksinya, yaitu berpura-pura menjadi karyawan.

"Setelah mendapat kepercayaan dari korbannya, tersangka melakukan pencurian," ungkapnya.

Baca Juga : 5 Daftar Pencurian Ponsel Bocah yang Viral, Nomor 3 Paling Ngeri

Untuk total kerugian, tuturnya, ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kepada sejumlah awak media, Heryanto berdalih nekat mencuri barang milik bosnya, lantaran upahnya belum diberikan.

"Upah saya belum dibayar, sekitar Rp1 juta lebih," kata tersangka yang berprofesi sebagai pandai besi atau tukang las ini.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Heryanto kini harus mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Kotabaru.

Baca Juga : Pencuri Motor Bersenpi Ambruk Ditembak Polisi

Bahkan, oleh penyidik dia juga dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini