Wanita Kelelawar Wuhan Bantah Teori Covid Berasal dari Laboratorium Virus China

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 17 Juni 2021 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 18 2426645 wanita-kelelawar-wuhan-bantah-teori-covid-berasal-dari-laboratorium-virus-china-jTxwLm2old.jpg Dr. Shi Zhengli. (Foto: AFP)

WUHAN - Dalam sebuah wawancara langka, ahli virologi Wuhan, yang dijuluki ‘wanita kelelawar’, Dr Shi Zhengli membantah klaim bahwa virus corona yang menyebabkan Covid-19 berasal dari laboratorium.

Teori bahwa virus corona bocor dari laboratorium di China menjadi bahasan para pemimpin negara-negara G7 saat mereka bertemu dalam KTT di Cornwall, Inggris pekan lalu. Teori itu muncul sejak tahun lalu, terutama disuarakan oleh pejabat Amerika Serikat (AS).

BACA JUGA: Virus Corona Diklaim Berasal dari Laboratoriumnya, Wanita Kelelawar Wuhan Buka Suara

Namun, dalam sebuah wawancara baru, Dr Zhengli membantah klaim bahwa virus itu adalah bencana buatan manusia.

"Laboratorium saya tidak pernah melakukan atau bekerja sama dalam melakukan eksperimen gain-of-function yang meningkatkan virulensi virus," kata Dr, Zhengli kepada New York Times.

Dia mengatakan bahwa klaim laboratorium tersebut mendukung virus dan menyimpan informasi tentang penyebarannya secara rahasia adalah "spekulasi yang berakar pada ketidakpercayaan total", menambahkan bahwa dia tidak takut karena yakin tidak melakukan kesalahan.

BACA JUGA: Kabur ke AS, Ilmuwan China Klaim Virus Corona Dibuat di Laboratorium Militer

"Saya tidak tahu bagaimana dunia menjadi seperti ini, terus-menerus menuangkan kotoran pada ilmuwan yang tidak bersalah," katanya dalam sebuah pesan singkat.

Dia juga membantah laporan baru-baru ini bahwa tiga peneliti dari institutnya telah mencari perawatan di rumah sakit pada November 2019 karena gejala mirip flu sebelum kasus Covid pertama dilaporkan.

Kota Wuhan menjadi pusat wabah awal pada Desember 2019.

Sebuah tim ahli dari Organisasi Kesehatan Dunia dan China mengatakan pada Februari bahwa virus itu "sangat tidak mungkin" memasuki populasi manusia sebagai akibat dari insiden terkait laboratorium di Institut Virologi Wuhan.

Tetapi WHO mengatakan tidak mengesampingkan hipotesis apa pun dan ingin melakukan tahap kedua pekerjaannya, sementara Presiden AS Joe Biden telah memerintahkan penyelidikan atas asal-usulnya, termasuk teori kebocoran.

Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang sebelumnya mendesak China untuk sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan, mengatakan keluarga yang berduka harus memiliki jawaban atas teori tersebut.

Dia menambahkan: "Penghormatan yang pantas diterima orang-orang ini adalah mengetahui asal mula penyakit ini."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini