Israel Kembali Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, yang Kedua Setelah Gencatan Senjata

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 18 Juni 2021 07:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 18 2427025 israel-kembali-lancarkan-serangan-udara-ke-gaza-yang-kedua-setelah-gencatan-senjata-WlBJh2EkiO.jpg Foto: Instagram/Times of Gaza.

GAZA - Jet tempur Israel telah meluncurkan serangkaian serangan udara di Jalur Gaza untuk kedua kalinya sejak gencatan senjata yang goyah mengakhiri perang 11 hari bulan lalu.

Sumber-sumber Palestina di lapangan mengatakan rudal Israel pada Kamis (17/6/2021) menghantam beberapa situs milik kelompok bersenjata di barat laut Gaza. Sebuah gedung administrasi sipil di timur Jabaliya di utara juga menjadi sasaran, selain sebuah ladang pertanian di timur kota selatan Khan Younis.

BACA JUGA: Gaza Kembali Diserang, Hamas Nyatakan Siap Melanjutkan Perlawanan

Sejauh ini tidak ada korban yang dilaporkan, demikian dilaporkan Al Jazeera

Dalam pernyataan setelah serangan udara, Juru Bicara Hamas, Fawzi Barhoum mengatakan bahwa “pemboman pendudukan terhadap situs-situs perlawanan adalah pertunjukan demonstratif oleh pemerintah baru Israel”, mengacu pada pemerintahan Perdana Menteri Naftali Bennett yang disetujui pada Minggu (13/6/2021) oleh parlemen Israel.

“Kelompok Perlawanan akan tetap waspada untuk membela rakyat kami, rakyat kami, dan tempat suci kami,” tambah pernyataan itu.

TV Al Aqsa milik Hamas melaporkan bahwa sebuah pesawat tak berawak Israel jatuh di sebelah barat Kota Gaza.

Media Israel melaporkan bahwa tentara menyerang sasaran Hamas di dalam Jalur Gaza sebagai tanggapan atas peluncuran balon pembakar oleh para aktivis di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Israel Lakukan Serangan Udara ke Kompleks Bersenjata Hamas

Dalam sebuah pernyataan, tentara mengatakan akan "terus menghancurkan kemampuan dan struktur militer Hamas dan meminta pertanggungjawaban atas apa yang terjadi di Jalur Gaza".

Pada Rabu (16/6/2021), Israel juga melakukan serangan udara, menargetkan apa yang dikatakan sebagai fasilitas Hamas. 

Setidaknya 257 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, tewas dalam pemboman 11 hari di Jalur Gaza bulan lalu. Di pihak Israel, 13 orang, termasuk dua anak-anak, tewas oleh roket yang ditembakkan dari Gaza.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini