Kelompok Bersenjata Bunuh Polisi, Culik Guru dan Murid dari Sekolah Nigeria

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 18 Juni 2021 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 18 2427200 kelompok-bersenjata-bunuh-polisi-culik-guru-dan-murid-dari-sekolah-nigeria-nhmbldjxWJ.jpg Tentara Nigeria berpatroli di jalanan. (Foto: Reuters)

ABUJA - Penculikan oleh kelompok bersenjata kembali terjadi di Nigeria pada Kamis (17/6/2021). Kelompok bersenjata membunuh seorang polisi dan mencuik lima guru serta sejumlah sisawa dalam serangan di sebuah sekolah di barat laut Nigeria.

Baku tembak pecah antara penyerang dan polisi di luar sebuah perguruan tinggi pemerintah federal di kota terpencil Birnin Yauri di Negara Bagian Kebbi.

BACA JUGA: KKB Culik 136 Siswa Sekolah Islam di Nigeria

Militan akhirnya mengalahkan penegak hukum, berhasil masuk ke gedung sebelum menculik sejumlah siswi, media lokal melaporkan. 

Polisi Kebbi telah mengonfirmasi serangan itu, mengatakan bahwa seorang petugas ditembak mati dalam baku tembak. Seorang siswa juga menderita luka tembak dalam insiden itu dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

"Kami masih berusaha memastikan jumlah siswa yang diculik, tetapi lima guru diculik," kata Juru Bicara Polisi Nafiu Abubakar kepada wartawan sebagaimana dilansir RT. Pasukan keamanan sedang mencari di hutan terdekat dalam upaya untuk melacak para penculik dan korban mereka, tambahnya.

Kepanikan pecah di sekolah saat orang tua mencari anak-anak mereka, kata saksi mata Atiku Aboki kepada Reuters.

BACA JUGA: Kelompok Bersenjata Serang Penjara Nigeria, Lebih dari 1.800 Tahanan Melarikan Diri

“Ketika kami sampai di sana kami melihat siswa menangis, guru menangis, semua orang bersimpati kepada orang-orang,” katanya.

Lebih dari 800 siswa telah diculik dari sekolah-sekolah di Nigeria sejak Desember. Pihak berwenang menyalahkan serangan itu pada kelompok bersenjata yang mencari uang tebusan. Beberapa dari siswa tersebut telah diselamatkan oleh pasukan keamanan atau berhasil melarikan diri, tetapi banyak lainnya masih hilang

Pemerintah Nigeria telah membantah pernah membayar uang tebusan untuk kembalinya para korban yang diculik.

Rentetan penculikan yang terus berlanjut memicu protes di Negara Bagian Niger di negara itu pada akhir Mei, dengan penduduk setempat mengganggu jalan raya utama sambil menuntut keamanan dan perlindungan yang lebih baik dari penegak hukum.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini