Corona Semakin Mengerikan! Pasokan Tabung Oksigen di Yogyakarta Kosong

Solopos.com, · Selasa 22 Juni 2021 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 510 2429213 corona-semakin-mengerikan-pasokan-tabung-oksigen-di-yogyakarta-kosong-gwh3OymrXp.jpg ilustrasi: MNC Media

YOGYAKARTA -Permintaan oksigen medis meningkat drastis dalam beberapa hari terakhir akibat lonjakan Covid-19 di Tanah Air. Bahkan, di Kota Yogyakarta sejumlah agen penyedia oksigen medis mengaku kehabisan stok sejak Kamis, 17 Juni 2021.

(Baca juga: Bocah yang Terombang-ambing di Kepulauan Seribu Dinilai Cocok Masuk Denjaka)

"Memang benar-benar tidak ada stok oksigen. Bisa saya katakan 90 persen agen yang ada di Jogja ini semuanya kehabisan stok," kata Sutrisno, salah satu agen penyedia oksigen di Gondokusuman, Kota Jogja, DI Yogyakarta, Selasa (22/6/2021).

Namun dirinya tidak dapat berbuat banyak. Desakan dari rumah sakit dan juga pelanggan yang membutuhkan oksigen medis hanya ditanggapi seadanya. "Ya banyak customer yang marah-marah, tapi kami tidak bisa apa-apa lagi, karena stok memang benar-benar kosong," ucapnya.

Selama ini kata dia, sejumlah agen penyedia oksigen di Yogja mendapatkan stok dari Jawa Tengah. Tingginya kasus Covid-19 di wilayah itu disinyalir menjadi penyebab kurangnya pasokan oksigen ke Yogyakarta.

(Baca juga: Catat! Ini Instruksi Terbaru Menteri Tito Karnavian soal PPKM Mikro)

“Kita sama-sama tahu bagaimana kondisi Covid-19 di Jawa Tengah belakangan ini. Pastinya itu juga berimbas terhadap pasokan oksigen ke Yogja," tuturnya.

Dia juga telah berusaha menghubungi berbagai pabrik serta agen oksigen lain di berbagai daerah, namun hasilnya tetap nihil. "Saya sudah tanya pimpinan, katanya kondisi kelangkaan oksigen ini masih akan bertahan sampai bulan ini," katanya.

Di masa normal, dia mengaku bahwa pasokan oksigen di tempatnya kadang tidak menentu. Oksigen yang masuk didasari pada tabung yang kosong. "Misal ada 15 tabung yang kosong, jadi ya pasokannya segitu,"tandasnya.

Sementara itu, Humas RSUD Kota Jogja, Imaculada, mengatakan bahwa, stok oksigen di rumah sakit tersebut hanya bertahan sampai besok pagi. Saat ini rumah sakit telah melakukan berbagai cara untuk memastikan ketersediaan stok oksigen kembali ada. Namun, penyedia oksigen disebut dia sampai saat ini belum merespons.

"Mungkin stok oksigen kami hanya sampai besok pagi. Rumah sakit sudah melakukan pemesanan, tapi belum ada respons dari penyedia,"ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini